Indra Kantongi 18 Pemain untuk SEA Games

Kamis, 20 Nov 2025, 07:34 WIB

JAKARTA - Pelatih Tim Indonesia U-23, Indra Sjafri memberikan penjelasan terbuka soal perkembangan skuad Garuda Muda menjelang SEA Games 2025. Usai hasil imbang 2-2 dalam laga uji coba kedua melawan Mali U-23 di Stadion Pakansari, Selasa (18/11), Indra memastikan telah mengantongi 18 nama yang dianggap paling siap dibawa ke Thailand.

Dua uji coba kontra Mali menjadi tahapan seleksi krusial untuk membentuk komposisi akhir dari total 30 pemain yang dipanggil. Menurut Indra, hanya 18 pemain yang memenuhi standar awal. Sedangkan lima slot tersisa masih akan diperebutkan hingga hari terakhir pemusatan latihan.

Ket. Foto: Pesepak bola Timnas Indonesia U-22 Raka Cahyana Rizky (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Mali U-22 Pape Niama Sissoko ada laga uji coba FIFA Match Day di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/11). — Sumber: ANTARA/Fauzan

“Seperti yang kami rencanakan sejak awal, uji coba ini untuk membangun tim menuju SEA Games, bukan untuk hari ini saja. Syukurlah, 18 pemain sudah bisa kami validasi. Sisanya masih kami pantau sampai detik terakhir,” tegas Indra.

Dalam laga kedua kontra Mali, Indonesia kembali menunjukkan persoalan yang belum sepenuhnya tuntas. Sempat tertinggal lewat gol Sekou Kone pada menit ke-11, Garuda Muda bangkit melalui Mauro Zijlstra di menit ke-38 dan Rafael Struick pada menit ke-53. Namun kelengahan di babak kedua membuat Kone sukses mencetak gol kedua pada menit ke-70, mengakhiri laga dengan skor 2-2.

“Setelah pertandingan pertama, kami melakukan evaluasi besar. Kali ini masih ada error yang berujung kebobolan. Tapi uji coba ini sangat bermanfaat,” ujar Indra. Tim akan memaksimalkan waktu singkat sebelum keberangkatan ke Thailand pada tanggal 23 November. Pemain juga diberikan jeda untuk kembali ke klub masing-masing pada tanggal 21–22 November guna menjaga ritme bertanding.

Sorotan khusus tertuju pada performa Rafael Struick, yang kembali mencetak gol dan menegaskan ketajamannya. Gol ke gawang Mali menjadi gol kelimanya untuk Indonesia U-23, sekaligus yang pertama di tahun 2025. Struick menegaskan ambisi tim, bukan sekadar produktivitas pribadi.

“Kami punya tim yang sangat bagus dan berkualitas. Masih ada beberapa pemain yang akan datang. Saya pikir kami punya peluang besar. Kami akan datang ke Thailand untuk medali emas,” tegasnya.

Di edisi 2023, Indonesia menang telak 5-2 atas Thailand di final. Kini, dengan 18 nama sudah mengerucut, persaingan lima slot terakhir diprediksi menjadi yang paling panas. Garuda Muda membawa beban mempertahankan emas. Sedangkan Struick, yang dua tahun lalu absen karena tak dilepas klub, kini siap penuh berkontribusi berkat kompetisi domestik yang diliburkan khusus demi SEA Games. ben/G-1

  • SEA Games 2025

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.