Tim Dayung Tambah Satu Emas, Perak, dan Perunggu

Rabu, 17 Des 2025, 12:52 WIB

BANGKOK – Tim dayung Indonesia mendapatkan tambahan satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu SEA Games 2025 dalam rangkaian perlombaan Rabu (17/12) di Pusat Latihan Dayung-Kano Royal Thai Navy, Rayong.

Medali emas dipersembahkan duet La Memo dan Rendi Setia Maulana dari nomor sculls ganda putra (M2X), perak diraih pasangan Aprianto dan Ferdiansyah pada  lightweight berpasangan putra (LM2-), dan perunggu diperoleh kuartet Chelsea Corputty, Issa Behuku, Mutiara Rahma Putri, dan Nurtang dari sculls kuartet putri (W4X).

Ket. Foto: Tim dayung putri Indonesia (dari kiri) Nur Azizah Patwa, Andi Reski Rahmawati, Yunita Huby dan Aisah Nabila memacu kecepatannya pada final nomor dayung putri empat orang SEA Games 2025 di Royal Thai Navy Rowing and Canoeing Training Center, Ban Chang, Rayong, Chon Buri, Thailand, Selasa (16/12/2025). — Sumber: ANTARA

Raihan hari ini menambah dua medali emas dan satu perak tim dayung Indonesia dari disiplin dayung. Dua emas lain diperoleh dari scull tunggal putra (M1X) dan lightweight sculls kuartet putra (LM4X), sedangkan perak berasal dari berempat putri (W4-)

Memo/Rendi meraih medali emas setelah mencatat waktu 7 menit 18,507 detik, mengungguli duet Thailand Narongsak Naksaeng/Premanut Wattananusith (7 menit 21,404 detik) dan peraih perunggu Ryinji Penaredondo/Maxilom van Adrian (7 menit 51,922 detik) dari Filipina.

Itu menjadi medali emas kedua Memo pada SEA Games ini setelah Selasa kemarin menjadi yang tercepat pada sculls tunggal putra (M1X).

Memo/Rendi konsisten di lintasan sejauh 2 km tersebut. Keduanya melahap 500 meter pertama dalam waktu 1 menit 43,91 detik sebelum menyimpan tenaga di 1km berikutnya untuk melesat 1 menit 44,807 detik pada 500 meter terakhir.

Strategi itu sukses mengungguli wakil tuan rumah Narongsak/Premanut yang berjibaku mengejar catatan waktu di 1 km pertengahan sebelum kehabisan tenaga pada 500 meter terakhir.

Pada lightweight berpasangan putra (LM2-), Aprianto/Ferdiansyah menuntaskan lomba dengan catatan waktu 7 menit 59,736 detik terpaut relatif jauh dari pasangan Vietnam Hoang Van Dat/Nguyen Phu yang meraih emas lewat catatan waktu 7 menit 53,080 detik.

Medali perunggu menjadi milik duet tuan rumah Siwakorn Wongpin/Nawamin Dechudomrat dengan catatan waktu 8 menit 8,138 detik.

Untuk nomor sculls kuartet putri (W4X) Chelsea/Issa/Mutiara/Nurtang membukukan catatan 7 menit 56,176 detik di belakang kuartet peraih emas Bui Thi Thu Hien/Nguyen Thi Giang/Ding Thi Hao/Pham Thi Hue (7 menit 42,680 detik) dan pemenang perak Matinee Raruen/Rawiwan Sukkaew/Jirakit Phuetthonglang/Parisa Champudsa (7 menit 46,340 detik).

Satu wakil Indonesia lainnya tampil dalam lightweight sculls tunggal putri (LW1X), Lola Hanarina Blegur, menempati peringkat keempat setelah membukukan catatan waktu 9 menit 26,102 detik.

Medali emas nomor tersebut diraih pedayung Vietnam Ho Thi Duy dengan catatan waktu 9 menit 8,053 detik, perak diperoleh atlet Filipina Joanie Delgaco (9 menit 14,102 detik), dan perunggu didapatkan wakil Myanmar Win Ni Lar (9 menit 23,780 detik).

Atlet-atlet dayung Indonesia sejauh ini telah mengumpulkan tiga medali emas, dua perak, dan satu perungg. Raihan tersebut melengkapi dua medali emas, lima perak, dan enam perunggu dari disiplin kano.

Tim dayung Indonesia masih menyisakan dua nomor lagi, yakni dayung pesisir tunggal putra (CM1X) dan tunggal putri (CW1X). Indonesia diwakili Asuhan Pattiiha pada nomor putra dan Arni Silva Pattipeiluhu pada putri.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.