Bandara Ngurah Rai: Erupsi Gunung Semeru Belum Berdampak ke Penerbangan
Rabu, 19 Nov 2025, 22:17 WIBDENPASAR, BALI - General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Ahmad Syaugi Shahab menyebut hingga saat ini belum ada dampak dari erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur, terhadap penerbangan di Bali.
Ahmad Syaugi dalam keterangan, di Denpasar, Rabu (19/11), melihat langsung situasi seluruh operasional penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai berjalan normal dan lancar baik penerbangan datang maupun berangkat.
Situasi di ruang penumpang juga dipastikan terkendali, terutama di terminal internasional, mengingat ia hadir langsung memeriksa kondisinya.
âSaya di terminal internasional memantau langsung di lapangan menunjukkan bahwa dampak dari erupsi Semeru tidak ada sama sekali di Bandara I Gusti Ngurah Rai, semua penumpang normal dan pesawat juga normal, kegiatan juga normal,â ujarnya pula.
Untuk mengantisipasi dampak erupsi Gunung Semeru terhadap lalu lintas udara sewaktu-waktu, pengelola bandara mengimbau calon penumpang agar tiba lebih awal dan melakukan koordinasi dengan maskapai.
âKami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk tiba di bandara lebih awal dan memastikan jadwal penerbangannya dengan pihak maskapai secara berkala,â kata dia lagi.
Bandara yang terletak di Bali selatan itu masih normal mengangkut rata-rata 67 ribu penumpang domestik dan internasional hingga hari ini.
Bahkan hari Rabu ini dalam rangka Hari Raya Galungan, pengelola bandara memeriahkan situasi bandara dengan memasang ornamen khas seperti penjor dan canang di terminal domestik maupun internasional.
Sejak pagi Ahmad Syaugi melihat situasi bandara lancar bahkan pengguna melintas sambil menikmati pementasan tari tradisional dan parade gebogan.
Sementara itu tak jauh dari Provinsi Bali, yaitu Kabupaten Lumajang terjadi erupsi di Gunung Semeru dengan statusnya saat ini menjadi level IV (awas) oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terhitung pukul 17.00 WIB.
Peningkatan status itu dilakukan setelah hasil pemantauan visual dan instrumental menunjukkan aktivitas vulkanik yang masih tinggi dan tidak stabil.
Sebelumnya, Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) mengalami erupsi disertai luncuran awan panas sejauh 7 kilometer dari puncak pukul 16.00 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.676 mdpl. Ant
- Erupsi Gunung Semeru
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Roy Genggam Segera Terbitkan Buku "Memotret Pemotret II"
-
Kapal Pesiar Terbakar Saat Menuju Singapura, ABK WNI Meninggal Dunia
-
Libur Lebaran Aman, BPH Migas Pastikan BBM di Bopunjur Tetap Terkendali
-
Symphony of the Archipelago: Merayakan 75 Tahun Persahabatan Indonesia-Swiss Melalui Musik
-
Gunung Semeru Masih Erupsi! Badan Geologi Ingatkan Warga dan Pendaki Waspadai Potensi Bahaya Susulan
-
Realisasi Okupansi Tiket Kereta Api pada Angkutan Lebaran
-
Di Tengah Tantangan Cuaca, Elnusa Tuntaskan Survei Seismik 3D OBN Zulu North
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.