Strategi Baru! Ekspor Emas Kena BK 15%, Industri Hilir Didorong Lebih Kompetitif
📅 Senin, 17 Nov 2025, 20:57 WIB | Oleh: Tim PenulisSkema tersebut sekaligus memungkinkan negara memperoleh tambahan penerimaan ketika harga emas global berada pada level tinggi.
“Ini sudah melalui tahap harmonisasi dan akan segera kita undangkan untuk kemudian kita pastikan nanti pada 2026 ini memberikan sumbangan bagi pendapatan negara,” kata Febrio.
Ia turut menyoroti posisi strategis Indonesia dalam industri emas global. Data USGS 2024 menunjukkan Indonesia berada di peringkat keempat dunia untuk cadangan tambang emas, dengan cadangan bijih mencapai 3.491 ton pada 2023 menurut data Kementerian ESDM.
Dengan kekayaan tersebut, Febrio menegaskan bahwa pengelolaan emas harus selaras dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 agar manfaatnya optimal bagi masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menekankan, penguatan rantai pasok nasional harus didorong melalui hilirisasi, sehingga tambang emas tidak hanya memberi penerimaan negara tetapi juga menciptakan nilai tambah melalui pengolahan di dalam negeri.
Selain itu, pemerintah juga terus mencermati berkembangnya ekosistem bullion bank dan menilai peningkatan likuiditas emas di dalam negeri penting agar manfaat ekonomi dapat dinikmati lebih luas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!