Pencarian Korban Longsor di Cilacap Terus Berlanjut, Baznas RI Terjunkan Tim
Senin, 17 Nov 2025, 08:20 WIBJAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengerahkan tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) untuk bergerak cepat menangani bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Dusun Cibuyut dan Tarukahan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng).
"Saat ini, prioritas utama adalah mendukung operasi SAR karena masih ada sekitar 21 warga yang belum ditemukan," kata Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan melalui keterangan di Jakarta, Senin (17/11).
Saidah menyebutkan pihaknya menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut, serta memberikan perhatian besar dan akan terus mendampingi penanganan hingga masa tanggap darurat selesai.
Ia mengatakan tim BTB sudah berada di lokasi sejak laporan diterima, dan langsung melakukan asesmen bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, pemerintah daerah setempat, dan unsur relawan lainnya untuk memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terukur.
"Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan BPBD, terkait kebutuhan mendesak dalam operasi pencarian dan pertolongan di masa golden time ini. Kami terus upayakan sampai seluruh korban ditemukan," ujarnya.
Pada tahap awal penanganan, jelas Saidah, BTB fokus membantu membuka akses di titik-titik yang tertutup material longsor. Tim juga melakukan pemetaan potensi longsor susulan serta memastikan jalur evakuasi aman dilewati tim SAR maupun warga yang berada di sekitar lokasi.
Menurut dia, upaya ini penting mengingat material tanah dan bebatuan yang turun tidak hanya menutup akses jalan desa, tetapi juga menghambat pergerakan alat berat serta tim pencari di lapangan. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
Saidah menegaskan Baznas akan terus berada di lokasi hingga masa tanggap darurat selesai ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Ia berharap keberadaan tim BTB dapat membantu meringankan beban masyarakat dan memperkuat upaya penanganan.
"Setelah proses pencarian korban selesai. Baznas siap menyalurkan bantuan lanjutan, mulai dari paket logistik, layanan kesehatan, hingga dukungan untuk memulihkan kehidupan ekonomi warga," ucapnya.
Saidah mewakili Baznas mengapresiasi seluruh personel BTB dan unsur SAR lainnya yang terus berjibaku di lokasi bencana. Menurutnya, cuaca yang tidak menentu serta medan yang sulit menjadi tantangan tersendiri, namun seluruh tim tetap bekerja maksimal.
"Hingga kini proses pencarian masih berlangsung. Baznas memastikan perkembangan penanganan akan diperbarui secara berkala. Baznas akan terus bersama warga Cilacap sampai situasi benar-benar aman," tutur Saidah Sakwan.
Diketahui, Bencana tanah longsor terjadi pada Kamis (13/11), sekitar pukul 19.00 WIB, serta menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap.
Longsor tersebut merusak 12 rumah serta mengancam 16 rumah lainnya di area seluas sekitar 6,5 hektare. Material longsor menimbun permukiman dan menyebabkan penurunan tanah sedalam 2 meter serta retakan sepanjang 25 meter.
- Baznas RI
- Pencarian Korban Longsor Cilacap
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Baznas RI Salurkan 17 Kaki dan 4 Tangan Prostetik untuk Disabilitas di Brebes
-
Kejagung Periksa Empat Saksi Terkait Dugaan Korupsi Kredit PT Sritex
-
Waspada Penipuan Digital! Ini Ciri-ciri Pelaku dan Cara Mengantisipasinya Menurut Pakar Cyber
-
Kemenag: Cek Kiblat Akurat Bisa Dilakukan pada 15 dan 16 Juli 2025
-
Enam Orang Tewas dalam Kebakaran Bus di Swiss yang Diduga Tindakan Sengaja
-
Imigrasi Banjarmasin Buka Layanan Paspor di Mal Pelayanan Publik
-
KPK Hari Ini Geledah Rumah Dinas Gubernur Riau
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.