- Home
-
- Luar Negeri
-
- Enam Orang Tewas dalam Keb...
Enam Orang Tewas dalam Kebakaran Bus di Swiss yang Diduga Tindakan Sengaja
Rabu, 11 Mar 2026, 12:18 WIBBERN - Sebuah bus terbakar di Swiss bagian barat pada hari Selasa (10/3), menewaskan sedikitnya enam orang dan melukai lima lainnya, yang menurut polisi mungkin merupakan tindakan yang disengaja
Dari The Guardian, kebakaran terjadi di dalam sebuah bus di jalan utama kota kecil Kerzers, sekitar 20 km (12 mil) sebelah barat ibu kota Swiss, Bern, sekitar pukul 18.25 (5.25 GMT).
Video yang beredar di media sosial menunjukkan kobaran api setinggi beberapa meter menyembur dari jendela dan asap hitam membubung ke langit.
Kebakaran itu "menyebabkan setidaknya enam orang tewas dan lima orang terluka, tiga di antaranya serius," kata sersan polisi kanton Fribourg, Frederic Papaux, kepada AFP.
âPolisi saat ini menganggap kebakaran tersebut sebagai insiden buatan manusia, bahkan sebagai tindakan yang disengaja,â katanya, tanpa memberikan detail lebih lanjut.
âTidak ada kendaraan lain yang terlibat â hanya bus itu. Dan bus itu terbakar... saat ini kami sedang berusaha menentukan penyebab pasti mengapa ini terjadi,â kata Papaux kepada wartawan.
Dia tidak bisa mengatakan berapa banyak orang yang berada di dalam bus pada saat itu, menambahkan bahwa penumpang yang panik dan terluka sedang turun ketika petugas pertolongan pertama tiba.
Dalam konferensi pers, polisi menolak berkomentar apakah itu merupakan tindakan terorisme.
Dalam sebuah pernyataan, kepolisian Fribourg mengatakan bahwa penyelidikan kriminal telah dibuka oleh jaksa penuntut umum âuntuk menentukan keadaan pasti dari tragedi tersebutâ.
Menurut seorang jurnalis AFP, kerangka bus yang hangus terbakar ditutupi oleh terpal putih yang dipasang melintang di jalan. Polisi berjaga di sepanjang garis pembatas yang mengisolasi lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran dan mobil pemadam kebakaran juga hadir di lokasi.
âPetugas layanan darurat bergegas ke lokasi kejadian dan menemukan kendaraan tersebut sepenuhnya dilalap api. Petugas pemadam kebakaran melakukan operasi penyelamatan dan pemadaman. Sebuah perimeter keamanan telah didirikan,â kata pernyataan polisi.
Beberapa ambulans dan sebuah helikopter dikirim ke lokasi kejadian dan tiga orang yang terluka dibawa ke rumah sakit.
Dua orang lainnya diperiksa di tempat kejadian tetapi tidak memerlukan perawatan di rumah sakit.
Ini adalah kebakaran besar kedua yang menelan banyak korban jiwa di Swiss dalam waktu kurang dari tiga bulan.
Pada dini hari tanggal 1 Januari, sebuah bar di resor ski Crans-Montana terbakar saat orang-orang merayakan Tahun Baru. Sebanyak 41 orang tewas, dan 115 lainnya terluka.
Petugas pemadam kebakaran bekerja di dekat reruntuhan bus yang terbakar.
Lihat gambar dalam layar penuh
Petugas pemadam kebakaran bekerja di dekat puing-puing bus yang terbakar. Foto: Harold Cunningham/Getty Images
âSaya terkejut dan sedih bahwa orang-orang di Swiss sekali lagi kehilangan nyawa mereka dalam kebakaran serius,â kata presiden Swiss, Guy Parmelin, pada X.
âSituasi sedang diselidiki. Saya ingin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal di Kerzers. Saya juga turut mendoakan para korban luka dan petugas layanan darurat.â
Bus yang terlibat adalah bus pos, sebuah kendaraan yang menjadi ciri khas kehidupan pedesaan Swiss.
Bus-bus kuning yang khas ini melayani daerah-daerah yang lebih terpencil, menghubungkan mereka dengan kota-kota, sambil mengangkut surat dan paket.
Perangkat tersebut digunakan oleh sekitar setengah juta orang setiap hari, terutama anak-anak sekolah.
âKabar tragis ini sangat memengaruhi kita semua. Doa kami bersama para korban luka dan keluarga dari yang meninggal. Tim dukungan psikologis akan tersedia bagi staf mulai Rabu,â kata PostBus, menurut kantor berita Keystone-ATS Swiss.
Pihak kepolisian mengatakan operasi pemulihan dan pengamanan masih berlangsung di Kerzers dan mengimbau masyarakat untuk menjauhi area tersebut.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Preview Qatar vs Swiss: Pembuktian sang Juara Asia saat Hadapi Kepercayaan Tinggi "The Nati"
-
BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat dari Sumatera Utara hingga Jawa Timur pada Rabu
-
Bank Indonesia Makin Keteteran Menahan Depresiasi Rupiah
-
BMKG: Sejumlah Wilayah di Indonesia Berpotensi Hujan Lebat–Sangat Lebat pada Kamis
-
Rupiah Masih Rentan, 24 April 2026
-
AZ Alkmaar Juara Piala Belanda 2025/26 usai Kalahkan NEC Nijmegen 5-1
-
Sultan Oman Upayakan Mediasi Krisis AS-Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.