Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenpar Tegaskan Komitmen Perkuat Aspek Keselamatan dalam Pariwisata 2026

📅 Senin, 17 Nov 2025, 21:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenpar Tegaskan Komitmen Perkuat Aspek Keselamatan dalam Pariwisata 2026 Doc: Koran Jakarta/M.Fachri
Ket. Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana (kanan), Wamenpar Ni Luh Puspa Enik Ermawati (kiri) dan jajaran, mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VII DPR, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (17/11). Raker membicarakan Program Unggulan dalam rangka Pengembangan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Sektor Pariwisata

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berencana kembali memasukkan aspek keselamatan berwisata ke dalam jajaran program unggulan untuk tahun 2026 mendatang.

"Untuk tahun 2026, kami akan tetap melanjutkan program-program unggulan yang telah berjalan di 2025 sambil menghadirkan berbagai inovasi dan melakukan ekspansi program baru," kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Senin.

Widiyanti mengatakan melalui program itu Kementerian Pariwisata akan melakukan upskilling dan reskilling untuk peningkatan kesiapsiagaan dalam pelaksanaan wisata ekstrem.

Salah satu kegiatan yang akan digelar yakni pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi pada 200 pemandu wisata untuk peningkatan kesiapsiagaan pencegahan dan penanganan pertama dalam wisata ekstrem. Adapun pemandu wisata yang disebutkan di antaranya pemandu wisata gunung, wisata tirta dan wisata selam.

"Termasuk untuk lokasi yang mengarah ke wisata ekstrem," kata Widiyanti.

Program berikutnya yang dilanjutkan pada tahun 2026 adalah Desa Wisata, di mana Kementerian Pariwisata berupaya mengembangkan jejaring 6.100 lebih desa wisata, memberikan pendampingan untuk desa wisata yang berpotensi dan masyarakat yang sadar wisata, peningkatan kualitas dan daya saing serta pengelolaan yang berkelanjutan.

Pada program Pariwisata Berkualitas nantinya pemerintah akan memanfaatkan beragam minat khusus wisatawan sebagai daya tarik Indonesia. Misalnya gastronomi, bahari, kebugaran, wastra, seni dan desain, dalam rangka menarik wisatawan mancanegara berdaya beli tinggi dan meningkatkan pengeluarannya.

"Kami akan lanjutkan kegiatan kurasi daya tarik termasuk usaha yang dilakukan oleh UMKM dan pelaku aircraft dan juga Wonderful Indonesia Gourmet serta Wonderful Indonesia Wellness, serta pendampingan dan pembinaan usaha," ucapnya.

Widiyanti menyebut dalam program Event by Indonesia, Kementerian Pariwisata akan melakukan kurasi melalui Karisma Event Nusantara (KEN), menggunakan dukungan platform yang sesuai.

Kemudian untuk program Tourism 5.0 nantinya akan memanfaatkan teknologi untuk pariwisata yang lebih efektif dan berkualitas. Salah satunya melalui pengembangan platform terpadu Event by Indonesia. untuk kemudahan akses informasi penyelenggaraan event di Indonesia.

"Kami akan alihkan (program) ke event lewat pengembangan platform terpadu untuk perizinan event. Adapun selain program unggulan ini, masing-masing kedeputian juga menjalankan program kerja sebagaimana seharusnya," katanya.

Sementara untuk Gerakan Wisata Bersih (GWB) tidak disebutkan kembali bergabung bersama deretan program unggulan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.