Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian Pariwisata Promosikan Wisata Gastronomi Sumbar

📅 Senin, 06 Okt 2025, 13:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementerian Pariwisata Promosikan Wisata Gastronomi Sumbar Doc: ANTARA
Ket. Kementerian Pariwisata melalui kegiatan wisata pengenalan (famtrip) memperkenalkan kekayaan wisata gastronomi di Sumatera Barat dan wisata yang ramah muslim pada para peserta yang ikut.

JAKARTA – Kementerian Pariwisata melalui kegiatan wisata pengenalan (famtrip) memperkenalkan kekayaan wisata gastronomi di Sumatera Barat dan wisata yang ramah Muslim pada para peserta yang ikut.

"Melalui aktivitas wisata alam dan budaya di Sumatera Barat, peserta dapat memahami lebih dalam terkait kekayaan kuliner dan kebudayaan yang ada di balik pembuatan kuliner khas di masing-masing daerah," kata Deputi bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (06/10).

Made menjelaskan rangkaian famtrip ini dilaksanakan pada 30 September hingga 4 Oktober 2025 ke Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Danau Singkarak, Dataran Tinggi Alahan Panjang di Kabupaten Solok, dan Kota Padang.

Kementerian Pariwisata ingin agar Sumatera Barat dapat dikenal sebagai destinasi wisata gastronomi dan ramah uslim, sehingga diharapkan dapat menjadi alternatif destinasi wisata bagi wisatawan nusantara pada masa libur akhir tahun dan meningkatkan minat masyarakat untuk berwisata #DiIndonesiaAja, khususnya pada masa libur Natal dan tahun baru.

Kegiatan itu mengajak pelaku industri pariwisata, media, dan konten kreator sebagai peserta, diharapkan mereka dapat memahami wisata di Sumatera Barat dan bisa membantu mempromosikan kepada konsumen atau audiens yang dimiliki oleh peserta.

Made menambahkan kegiatan diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam pengembangan pariwisata Indonesia, khususnya di Sumatera Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.