- Home
-
- Luar Negeri
-
- Pekerja Federal Kembali Be...
Pekerja Federal Kembali Bekerja Usai Trump Tandatangani UU
Jumat, 14 Nov 2025, 01:10 WIBWASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Rabu (12/11) menandatangani undang-undang yang mengakhiri penutupan pemerintah terpanjang dalam sejarah AS, sekitar dua jam setelah DPR memberikan suara untuk memulai kembali bantuan pangan yang terganggu, membayar ratusan ribu pekerja federal dan menghidupkan kembali sistem kontrol lalu lintas udara yang terhambat.
Dalam sambutan panjangnya sebelum menandatangani undang-undang tersebut, Trump mengatakan merupakan suatu kehormatan untuk menandatangani RUU yang luar biasa itu.
Pemerintah kata Trump tidak boleh berhenti beroperasi lagi, seraya menambahkan, kalau penutupan bukan cara menjalankan negara.
Majelis yang dikuasai Partai Republik meloloskan paket tersebut dengan perolehan suara 222-209, dengan dukungan Presiden Donald Trump yang sebagian besar menjaga partainya tetap bersatu dalam menghadapi pertentangan keras dari Demokrat di DPR, yang marah karena kebuntuan panjang yang dilancarkan rekan-rekan Senat mereka, gagal mengamankan kesepakatan untuk memperpanjang subsidi asuransi kesehatan federal.
Tanda tangan Trump pada RUU tersebut, yang telah disetujui Senat pada awal minggu ini, akan memungkinkan para pekerja federal yang menganggur akibat penutupan selama 43 hari kembali bekerja mulai hari Kamis, meskipun seberapa cepat layanan dan operasi pemerintah secara penuh akan dilanjutkan masih belum jelas.
Pendanaan akan diperpanjang hingga 30 Januari, yang membuat pemerintah federal terus menambah sekitar 1,8 triliun dollar AS per tahun ke utangnya yang sebesar 38 triliun dollar AS.
âRasanya seperti baru saja menyaksikan episode Seinfeld. Kita baru saja menontonnya selama 40 hari dan saya masih belum tahu alur ceritanya,â kata Anggota DPR dari Partai Republik, David Schweikert, yang menyamakan penanganan Kongres terhadap penutupan pemerintahan dengan kesialan dalam sitkom populer AS tahun 1990-an.
âSaya benar-benar mengira ini akan berlangsung selama 48 jam: orang-orang akan mendapatkan bagian mereka, mereka akan punya waktu untuk mengamuk, dan kita akan kembali bekerja,â katanya.
Berakhirnya penutupan Pemerintah memberikan sedikit harapan bahwa layanan yang krusial, khususnya untuk perjalanan udara, akan memiliki waktu untuk pulih mengingat gelombang perjalanan liburan Thanksgiving yang kritis hanya tinggal dua minggu lagi.
Pemulihan bantuan pangan bagi jutaan keluarga juga dapat memberikan ruang bagi anggaran rumah tangga untuk pengeluaran seiring musim belanja Natal yang semakin intensif.
Hal itu juga berarti pemulihan aliran data ekonomi AS dari badan-badan statistik utama dalam beberapa hari mendatang. Ketiadaan data tersebut membuat investor, pembuat kebijakan, dan rumah tangga sebagian besar tidak mengetahui kondisi pasar tenaga kerja, arah inflasi, laju belanja konsumen, dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.