Kemenekraf Berkolaborasi Bersama BSSN Dukung Pengembangan Industri Kreatif
📅 Kamis, 13 Nov 2025, 17:09 WIB | Oleh: Opik
Doc: Antara/HO Kemenekraf
JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) berkolaborasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk mendukung pengembangan industri kreatif melalui upaya keamanan siber, pelindungan data, dan pemanfaatan tanda tangan elektronik.
Dalam pertemuan dengan Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi di Kantor BSSN, Jakarta, Rabu (12/11), Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyebut kolaborasi dengan BSSN sebagai langkah penting dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif.
"Kami melihat program sertifikasi di BSSN sangat baik dan relevan. Ke depan, kami berharap dapat bekerja sama dalam beberapa inisiatif penguatan kapasitas dan perlindungan data pelaku industri kreatif," katanya sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian pada Kamis (13/11).
Kemenekraf sedang berusaha memperkuat landasan regulasi ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual.
Dalam hal ini, kementerian telah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menerapkan aturan tentang jaminan berbasis kekayaan intelektual dalam layanan kredit.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan peluang para pelaku ekonomi kreatif dalam mengakses layanan pembiayaan dan menarik investor.
"Kami telah menerbitkan Peraturan Menteri terkait jasa penilai IP. Dengan ini, industri digital memiliki dasar hukum yang memungkinkan aset tak berwujud seperti konten kreatif dijadikan jaminan pinjaman maupun investasi," kata Teuku Riefky.
"Kami ingin memastikan agar industri digital memiliki instrumen yang diakui secara legal dan profesional dalam menilai nilai bisnis mereka," ia menambahkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala BSSN menyampaikan bahwa BSSN siap menindaklanjuti nota kesepahaman kerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif.
"Kami siap menindaklanjuti MoU yang telah ditandatangani, terutama dalam pemanfaatan sertifikat elektronik dan perlindungan data. Dengan penerapan sertifikat elektronik, efisiensi yang dihasilkan mencapai nilai sekitar Rp2 triliun tahun ini," katanya.
Kemenekraf dan BSSN juga sepakat berkolaborasi untuk meningkatkan pelatihan keamanan siber dan mendukung pengembangan inovasi di bidang teknologi keamanan siber sebagai bagian dari upaya untuk menjaga keamanan ekosistem digital nasional. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!