Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ugal-ugalan, 1.000 Sopir Jaklingko Diremajakan

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ugal-ugalan, 1.000 Sopir Jaklingko Diremajakan Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza di Kantor Pusat Transjakarta, Cawang, Jakarta Timur, Senin (10/11).

JAKARTA – Untuk mengatasi sopir Jaklingko yang sering ugal-ugalan segera ditertibkan. Salah satu jalan yang ditempuh dengan meremajakan sekitar 1.000 sopir. Janji ini disampaikan Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo. Dia minta PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk memperbaiki kualitas pramudi Mikrotrans atau JakLingko.

“Kami juga akan membenahi Jaklingko yang sering dikeluhkan penumpang karena ugal-ugalan. Sopir seperti membawa mobil sendiri dengan mengajak keluarganya, ngebut dan ugal-ugalan,” tandas Pramono, Senin. Pramono menyebut, setelah mendiskusikan ini dengan Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, pihak Transjakarta akan meremajakan 1.000 sopir Jaklingko.

“Dirut tadi menyampaikan akan meremajakan 1.000 pengemudi Jaklingko supaya lebih tertata. Saya menyetujui,” ungkap Pramono. Sebelumnya, Pramono sempat merespons keluhan warganet atau netizen yang mengaku sering mendapati pramudi Jaklingko yang kurang profesional.

Contohnya membawa keluarganya ikut bekerja di dalam mobil Jaklingko, menguasai kursi depan, hingga ugal-ugalan di jalan. Harapannya, sopir Jaklingko tak lagi berlaku seenaknya yang kerap membuat penumpang tak nyaman. “Mereka harus bekerja profesional,” jelas Pramono.

Kelas Menengah

Sementara itu, Pramono berkomitmen akan tetap memberikan layanan transportasi gratis bagi masyarakat menengah dengan penghasilan maksimal 6,2 juta per bulan, meski subsidi transportasi umum di ibu kota sudah cukup besar. Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2025 tentang Layanan Angkutan Umum Massal bagi Kelompok Tertentu.

“Sebenarnya kalau mau jujur, subsidinya sudah besar sekali, 9.000 lebih. Juga jujur, kalau bukan karena semangat dari teman-teman, nggak mungkin sebenarnya,” kata Pramono. Dia menyebut, kebijakan ini merupakan bukti bahwa Pemerintah Jakarta tak hanya fokus untuk membantu “wong cilik” di ibu kota.

Dengan adanya aturan ini, kata Pramono, ia ingin menunjukkan bahwa Pemerintah Jakarta juga memberikan perhatian kepada masyarakat menengah di Jakarta. “Jadi mereka diberikan kesempatan, walaupun bekerja di swasta. Mereka boleh dimasukkan dalam golongan yang digratiskan,” jelas Pramono.

Terkait teknis pendaftaran untuk menjadi salah satu dari golongan yang mendapatkan layanan transportasi umum gratis, Pramono menjelaskan masyarakat bisa mendatangi pos dekat Hotel Mandarin Oriental Jakarta Pusat. “Teknisnya seperti biasa, saat Car Free Day,” jelasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

14 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.