Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pidatonya Diedit, Trump Ancam Gugat BBC $1 Miliar

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 08:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pidatonya Diedit, Trump Ancam Gugat BBC $1 Miliar Doc: AP
Ket. Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih 7 November 2025.

NEW YORK - Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengambil tindakan hukum terhadap BBC atas penyuntingan pidato yang ia sampaikan pada tahun 2021, tepat ketika para pendukungnya menyerbu Gedung Capitol. BBC mengakui hal ini pada hari Senin (10/11) sebagai "kesalahan penilaian".

Dalam surat yang dikirim pada hari Minggu (9/11) dan dilihat oleh Reuters, pengacara presiden mengatakan BBC harus mencabut dokumenternya paling lambat Jumat (14/11) atau menghadapi gugatan "tidak kurang" dari US$1 miliar.

Surat itu juga menuntut BBC untuk meminta maaf dan memberikan kompensasi kepada Trump atas apa yang disebutnya sebagai "kerugian reputasi dan finansial yang sangat besar".

Dokumenter yang ditayangkan di program berita utama BBC, Panorama, menggabungkan tiga cuplikan video dari pidato Trump, sehingga menciptakan kesan bahwa ia menghasut kerusuhan 6 Januari 2021. Pengacaranya mengatakan hal ini "salah dan memfitnah".

BBC juga menghilangkan bagian-bagian pidato di mana Trump mengatakan ia mengharapkan para pendukungnya untuk berbaris "secara damai dan patriotik", kata surat itu.

Para pendukung mendukung upaya untuk mencegah Kongres mengesahkan kemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden dari Partai Demokrat atas Trump.

Pengungkapan tentang pidato tersebut dan kritik yang meluas terhadap BBC News telah menjerumuskan lembaga penyiaran tersebut ke dalam krisis, yang mengakibatkan pengunduran diri direktur jenderal Tim Davie dan kepala eksekutif berita Deborah Turness pada hari Minggu.

Ketua BBC Samir Shah pada hari Senin meminta maaf atas penyuntingan rekaman tersebut, tetapi ia menolak klaim bias sistemik dalam pelaporan penyiar tersebut.

Shah mengatakan BBC sedang mempertimbangkan bagaimana menanggapi ancaman hukum tersebut. Seorang juru bicara BBC mengatakan bahwa penyiar tersebut akan "menanggapi secara langsung pada waktunya".

Dipicu Bocornya Memo

Krisis ini dipicu oleh bocornya laporan internal yang menimbulkan kekhawatiran tentang liputan BBC, termasuk suntingan pidato Trump, yang disiarkan BBC sesaat sebelum pemilihan presiden AS November 2024.

Seorang juru bicara tim hukum Trump mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ini merupakan upaya untuk memengaruhi pemilu. "BBC mencemarkan nama baik Presiden Trump dengan sengaja dan curang menyunting dokumenternya untuk mencoba mengintervensi Pemilihan Presiden," ujarnya.

Dokumenter tersebut tidak lagi tersedia di layanan video-on-demand iPlayer BBC.

Shah mengatakan BBC mengakui bahwa penyuntingan pidato tersebut terkesan sebagai seruan langsung untuk melakukan kekerasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.