Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Serap Hasil Produksi Petani, 100 Gudang Baru Segera Dibangun, Telan Anggaran Rp5 Triliun

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 15:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Serap Hasil Produksi Petani, 100 Gudang Baru Segera Dibangun, Telan Anggaran Rp5 Triliun Doc: Antara
Ket. Aktivitas di gudang penyimpanan Bulog

JAKARTA-Pemerintah akan membangun ratusan gudang baru untuk menampung produksi petani dan memperkuat infrastruktur pasca panen. Langkah tersebut sebagai kelanjutan dari instruksi Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.

Sejumlah Menteri meneken Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Penugasan Percepatan Pelaksanaan Penyediaan Infrastruktur Pascapanen. Ketiga pejabat itu yakni Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, dan Kepala Badan Pengaturan BUMN.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan yang menyaksikan penandatangan itu menegaskan bahwa SKB ini menjadi dasar hukum bagi pelaksanaan program lintas kementerian. Setelah SKB, pemerintah juga akan menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) agar langkah percepatan ini dapat segera diimplementasikan di lapangan.

“Melalui perintah Bapak Presiden, kita harus segera membangun gudang yang disepakati jumlahnya 100. Kita siapkan anggaran 5 triliun rupiah, ini kita siapkan dan kita kaji bareng-bareng. Karena ini merupakan jawaban dari keluhan petani akan percepatan penyerapan gabah atau jagung dari petani,” jelasnya di Jakarta, Selasa (11/11).

Zulhas menambahkan, penyediaan infrastruktur pascapanen ini bukan hanya soal pembangunan fisik gudang, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat cadangan pangan nasional, serta memastikan petani tidak merugi akibat keterlambatan penyerapan.

“Produksi kita luar biasa, tapi gudangnya kurang. Karena itu, hari ini kita ambil langkah cepat dengan SKB ini. Tahun depan produksi akan lebih tinggi lagi, dan kita harus siap sejak sekarang,” tegas Zulhas.

Instruksi Presiden

Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto pada Rapat Terbatas 28 September 2025 yang menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam memperkuat sistem logistik pangan nasional, khususnya di tahap pascapanen.

“Ini perintah langsung Bapak Presiden. Pemerintah tidak boleh membiarkan hasil panen petani terhambat penyerapannya hanya karena keterbatasan gudang. Kita harus bertindak cepat, karena produksi meningkat signifikan,” kata Mentan Amran usai penandatanganan SKB yang disaksikan 

Mentan Amran menjelaskan, produksi beras nasional tahun 2025 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) diproyeksikan sebesar 34,77 juta ton, atau naik sekitar 13,54 persen dari tahun sebelumnya. Dengan kenaikan tersebut, pemerintah berkomitmen agar hasil panen petani terserap maksimal melalui penyediaan infrastruktur pascapanen yang memadai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.