Pemerintah Pastikan Redenominasi Rupiah Belum Masuk Agenda Jangka Pendek
Senin, 10 Nov 2025, 16:45 WIBJakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan implementasi redenominasi rupiah belum akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Belum, masih jauh," kata dia singkat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/11).
Diketahui, pemerintah tengah menyiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Harga Rupiah (Redenominasi), dengan target rampung pada 2027.
Penyiapan RUU tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025-2029.
Dalam PMK itu dijelaskan, Kementerian Keuangan menyiapkan empat rancangan undang-undang, yakni RUU tentang Perlelangan, RUU tentang Pengelolaan Kekayaan Negara, RUU tentang Perubahan Harga Rupiah (Redenominasi), dan RUU tentang Penilai.
"RUU tentang Perubahan Harga Rupiah (Redenominasi) merupakan RUU luncuran yang rencananya akan diselesaikan pada 2027," sebut PMK tersebut, yang dikutip di Jakarta, Jumat (7/11).
RUU itu mengatur penyederhanaan nilai nominal rupiah tanpa mengubah nilai riil atau daya belinya.
Secara sederhana, redenominasi berarti menghapus sebagian angka nol di belakang nominal rupiah agar lebih efisien dan mudah digunakan dalam transaksi, tanpa membuat uang menjadi lebih atau berkurang harganya.
Sebagai contoh, jika sebelum redenominasi satuan mata uang tercatat Rp1.000, maka setelah redenominasi akan menjadi Rp1, tanpa mengubah nilai barang maupun daya beli masyarakat.
Beleid itu juga menjelaskan sejumlah alasan pentingnya penyusunan RUU Redenominasi, antara lain untuk meningkatkan efisiensi perekonomian melalui daya saing nasional, menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi, menstabilkan nilai rupiah guna melindungi daya beli masyarakat, serta meningkatkan kredibilitas rupiah di tingkat nasional maupun internasional.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Imbas Redenominasi Rupiah: Efisiensi Transaksi dan Gelombang Likuiditas "Uang Haram" yang Rawan Membanjiri Pasar
-
Cuaca Ekstrem Bisa Lumpuhkan Industri Pariwisata, Bali Mengantisipasi
-
Pembukaan peragaan busana JF3 2025
-
Sosok Calon Dubes pada Hari Kedua Uji Kelayakan dan Kepatutan, Ada Iman Kusumo hingga Andi Rachmianto
-
Zhejiang Naikkan Level Keadaan Darurat Dampak dari Topan Danas
-
Waoww… Sorong Siapkan Seragam Sekolah secara Gratis untuk 17.000 Siswa
-
Redenominasi Rupiah Itu Urusan Bank Sentral. Bukan Pemerintah. Purbaya; Jangan Saya yang "Digebukin"
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.