Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Junta Myanmar akan Hancurkan 150 Bangunan Pusat Penipuan Online

📅 Senin, 10 Nov 2025, 13:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Junta Myanmar akan Hancurkan 150 Bangunan Pusat Penipuan Online Doc: AFP
Ket. Foto yang diambil pada 17 September ini memperlihatkan iklan situs perjudian dan apa yang tampak seperti antena parabola Starlink di atap gedung-gedung di Myawaddy di timur Myanmar, seperti yang terlihat dari distrik Mae Sot di provinsi perbatasan Thailand, Tak.

YANGON - Militer Myanmar, Minggu (9/11), mengatakan akan menghancurkan hampir 150 bangunan dalam operasi penindakan terhadap kompleks penipuan online terkenal yang berbatasan dengan Thailand, termasuk pusat kebugaran, spa, dan tempat karaoke.

Pabrik-pabrik penipuan telah menjamur di wilayah perbatasan Myanmar yang dilanda perang, menampung para pekerja yang menyasar pengguna internet yang tidak menaruh curiga dengan penipuan asmara dan bisnis senilai puluhan miliar dolar setiap tahunnya.

Banyak pekerja diperdagangkan ke pabrik-pabrik internet yang mengeksploitasi tenaga kerja, namuna banyak juga yang sukarela pergi ke kompleks-kompleks tersebut yang seringkali dilengkapi fasilitas mewah untuk para bos kriminal dan staf mereka yang berpenghasilan tinggi.

Bulan lalu, militer Myanmar menggerebek pusat penipuan terkenal KK Park, menemukan lebih dari 2.000 penipu dan menyebabkan 1.500 orang melarikan diri melintasi perbatasan ke Thailand.

Dalam sebuah pembaruan di surat kabar The Global New Light of Myanmar, junta mengatakan telah menemukan 148 bangunan termasuk asrama, rumah sakit empat lantai, dan kompleks karaoke dua lantai.

"101 bangunan telah dihancurkan, dan 47 bangunan sisanya masih dalam proses pembangunan," tulis surat kabar tersebut.

AFP tidak dapat segera memverifikasi klaim tersebut, tetapi penduduk lokal di Myanmar dan di seberang perbatasan di Thailand melaporkan mendengar ledakan-ledakan berkala sejak serangan militer Myanmar dimulai.

Para ahli mengatakan serangan junta kemungkinan terbatas, dikoreografi, dan sengaja dipublikasikan sementara militer berada di posisi yang sulit untuk meredakan tekanan internasional agar menindak pusat-pusat penipuan tanpa terlalu merugikan keuntungan.

Sebaiknya Anda baca juga:

Tiongkok adalah pendukung militer utama junta, tetapi para analis mengatakan Beijing semakin marah dengan aksi penipuan yang merajalela yang menargetkan dan merekrut warganya.

Namun, menindak terlalu keras akan mengikis keuntungan yang memperkaya milisi yang diandalkan junta sebagai sekutu utama dalam perang saudara yang telah melanda negara itu sejak kudeta tahun 2021, kata para pemantau.

Pada bulan Februari, tekanan yang dipimpin oleh Tiongkok menyebabkan sekitar 7.000 pekerja penipuan dipulangkan dalam eksodus yang dipublikasikan secara luas dari Myanmar. Sementara Thailand memberlakukan blokade internet lintas batas dalam upaya untuk memberantas pabrik-pabrik penipuan tersebut.

Militer mengumumkan penggerebekan awal di KK Park pada 19 Oktober setelah investigasi AFP mengungkapkan bahwa pusat-pusat termasuk KK Park terus berkembang meskipun ada tindakan keras -- dengan penerima internet satelit Starlink dipasang secara massal untuk menghindari pemutusan jaringan internet Thailand.

Setelah investigasi AFP, perusahaan induk Starlink, SpaceX, mengatakan telah memutus sinyal ke lebih dari 2.500 terminal internet satelit di sekitar lokasi yang diduga sebagai pusat penipuan Myanmar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.