Menanti Duel Panas City Lawan Liverpool
Jumat, 07 Nov 2025, 07:16 WIBMANCHESTER - Etihad Stadium kembali menjadi sorotan menjelang Manchester City menjamu Liverpool Minggu (9/11). Laga tersebut dalam beberapa musim terakhir kerap menjadi penentu arah perebutan gelar Liga Inggris. Kedua tim sama-sama berada di papan atas klasemen. Sejarah pertemuan menunjukkan betapa tipis jarak yang memisahkan mereka.
Dari tiga duel terakhir di Manchester, masing-masing meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang, bukti bahwa tensi pertemuan ini selalu tinggi. Manchester City tengah berada dalam kondisi mental kuat. Dari sepuluh laga awal liga, mereka mengemas enam kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan. Ada 20 gol berbanding delapan kebobolan.
Performa kandang mereka semakin mencolok: tiga kemenangan beruntun. Rata-rata 3,33 gol per laga dan hanya kemasukan 0,67 gol. Dari enam laga terakhir di semua ajang, City memegang rata-rata penguasaan bola 64,17 persen, menciptakan 16 tembakan per laga dan enam di antaranya tepat sasaran.
âKami nyaman di kandang. Tetapi melawan Liverpool, tidak bisa sekadar percaya statistik. Ini tentang keberanian menguasai bola, kesabaran menekan, dan ketenangan saat momen besar tiba. Kami harus mendominasi sejak menit pertama,â ujar Pep Guardiola. Liverpool yang berada satu posisi di bawah, datang dengan catatan enam kemenangan dan empat kekalahan.
Namun inkonsistensi mulai tampak dalam enam laga terakhir: tiga menang dan tiga kalah. Di laga tandang, performa mereka lebih rapuh. Dari tiga pertandingan terakhir di luar Anfield, mereka menang sekali dan kalah dua kali, dengan kebobolan rata-rata dua gol per pertandingan.
Namun, secara keseluruhan, Liverpool tetap memiliki fondasi kuat. Mereka tak terkalahkan dalam 33 dari 40 laga tandang liga terakhir. Ketangguhan itu, meski tidak segarang musim-musim puncak, tetap menjadi alasan mengapa The Reds tidak boleh diremehkan.
Arne Slot menegaskan bahwa tim asuhannya datang bukan untuk menunggu. âCity memang kuat di kandang, tetapi kami tidak bisa bermain pasif. Kami harus berani menekan, berani menyerang ruang, dan memanfaatkan setiap momen transisi. Jika kami takut, pertandingan akan berakhir sebelum dimulai,â ucapnya.
Dari sisi susunan pemain, City diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-1-4-1 yang memberi keseimbangan antara kontrol dan agresi. Tanpa masalah cedera, Guardiola memiliki keleluasaan menurunkan tim terbaiknya. Liverpool bersiap menerapkan 4-2-3-1 yang menjadi ciri permainan progresif Slot. Hanya Stefan Bajcetic yang absen karena cedera.
âPertandingan seperti ini tidak hanya soal tiga poin. Ini soal pesan,â ucap Guardiola. Slot menjawab dengan nada yang tak kalah tegas, âKami datang untuk bersaing. Kami tidak menonton, kami siap bertarung.â
Tren menunjukkan Etihad masih menjadi benteng kokoh. City tak terkalahkan dalam 17 dari 20 laga kandang terakhir di semua kompetisi, dengan 10 kemenangan dari 12 pertandingan terbaru. ben/AFP/G-1
Perkiraan Formasi
Manchester City (4-1-4-1)
Donnarumma
Nunes, Ruben Dias, Gvardiol, OâReilly
Gonzalez; Cherki, Foden, Bernardo Silva, Jeremy Doku
Haaland
Liverpool (4-2-3-1)
Mamardashvili
Bradley, Konate, Virgil van Dijk, Robertson
Gravenberch, Mac Allister; Salah, Szoboszlai, Gakpo
Ekitike
- liga inggris 2025
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Malam Panas Anfield! Slot Siap Pimpin Liverpool Hancurkan Mental Baja Bournemouth
-
PDGI Depok Berpartisipasi dalam Pelayanan Posyandu
-
Lihat Sepak Terjang Bournemouth, Tim Biasa-biasa Saja yang Mampu Guncang Kemapanan Liga Inggris
-
Diskominfotik DKI Jakarta akan Usut Kasus Perusakan CCTV di Pejompongan
-
Baja Lapis RI Tembus Pasar AS, Menperin: Bukti Ketangguhan Industri Nasional
-
Junta Tak Gelar Pemilu di Sejumlah Wilayah
-
PMI Manufaktur Sentuh Fase Ekspansif, Menperin: Industri Butuh Iklim Kondusif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.