• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Google Maps Makin Pintar: ...

Google Maps Makin Pintar: Navigasi Didukung Gemini AI Bikin Nyasar Jadi Masa Lalu

Kamis, 06 Nov 2025, 21:00 WIB

JAKARTA - Google Maps kini mendapatkan sejumlah fitur navigasi baru yang ditenagai oleh Gemini AI untuk meningkatkan akurasi rute dan pengalaman berkendara. Pembaruan ini bertujuan mengurangi kesalahan petunjuk jalan serta memberi rekomendasi perjalanan yang lebih sesuai kebiasaan pengguna.

Fitur berbasis Gemini AI tersebut dirancang untuk memahami konteks perjalanan dengan lebih baik. Dua kalimat dalam sebuah paragraf memastikan informasi tersampaikan secara ringkas dan tepat.

Ket. Foto: — Sumber: Ghacks

Google menyebut sistem AI ini kini mampu menyesuaikan navigasi berdasarkan kondisi nyata di lapangan dalam waktu nyaris seketika. Dengan kecerdasan yang ditingkatkan, Maps dapat memprediksi hambatan seperti kemacetan, kecelakaan, atau penutupan jalan lebih cepat dibanding versi sebelumnya.

Gemini akan membantu Maps membaca perubahan lalu lintas secara dinamis sehingga aplikasi dapat menawarkan rute alternatif yang lebih efisien. Teknologi ini menjanjikan pengalaman berkendara yang minim stres dan lebih hemat waktu.

Selain meningkatkan navigasi mobil, pembaruan juga menyentuh pengalaman pengguna pejalan kaki. Maps kini mampu memberikan rute yang mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan berjalan kaki seperti area penerangan dan trotoar yang tersedia.

Kemampuan baru lainnya adalah navigasi lebih intuitif di dalam ruangan untuk lokasi seperti bandara, stasiun, dan pusat perbelanjaan. AI memahami tata ruang secara visual dan memberikan arahan yang terasa lebih manusiawi daripada instruksi data biasa.

Pengguna akan mendapatkan rekomendasi perjalanan yang lebih personal berdasarkan pola aktivitas harian. Jika pengguna sering mengunjungi lokasi tertentu pada jam tertentu, Maps dapat menawarkan rute optimal bahkan sebelum tujuan dimasukkan.

Google juga meningkatkan fitur pencarian tempat dengan pemahaman konteks lebih dalam. Bila pengguna mengetik "tempat makan enak terdekat" maka rekomendasi bisa dipersonalisasi berdasarkan preferensi kuliner dan ulasan yang relevan.

Perusahaan menekankan bahwa pembaruan Gemini AI tetap memperhatikan keamanan data pengguna. Dalam banyak situasi, pemrosesan rute dilakukan langsung pada perangkat untuk mengurangi pengiriman data ke cloud.

Namun untuk skenario analisis besar, Maps tetap akan menggunakan server agar hasil prediksi trafik lebih akurat. Pendekatan hybrid seperti ini menjaga keseimbangan antara kecerdasan dan privasi.

Pembaruan juga menyertakan tampilan antarmuka navigasi yang lebih bersih dan mudah dipahami ketika berkendara. Elemen visual dirancang agar pengemudi dapat melihat informasi penting cukup sekilas tanpa terdistraksi.

Gemini AI meningkatkan cara Maps membaca situasi kompleks di persimpangan jalan. Contohnya, aplikasi bisa memberikan panduan visual yang lebih jelas untuk memilih lajur tepat sebelum turunan atau belokan besar.

Pengguna transportasi umum pun kebagian peningkatan melalui perencanaan perjalanan yang menggabungkan jadwal real-time lebih akurat. Maps dapat memberi tahu jika bus atau kereta tertunda, termasuk rekomendasi alternatif.

Beberapa laporan menyebut fitur baru ini sudah digulirkan secara bertahap untuk Android dan iOS. Pengguna yang belum mendapatkannya kemungkinan akan segera menerima pembaruan melalui update aplikasi reguler.

Pengamat teknologi menilai lompatan AI ini sebagai respons Google untuk mempertahankan posisi Google Maps sebagai aplikasi peta paling dominan. Kompetisi dengan Apple Maps dan Waze semakin ketat seiring integrasi AI generatif di berbagai layanan.

Gemini diharapkan menjadi tulang punggung evolusi Google Maps dalam jangka panjang. Kemampuan AI ini diproyeksikan akan bertambah seiring pemrosesan data yang semakin besar dan cepat.

Google ingin membuat Maps bukan hanya alat navigasi, tetapi asisten perjalanan yang memahami kebutuhan setiap pengguna. Dengan kecerdasan yang meningkat, pengalaman bepergian akan terasa lebih natural dan personal dari sebelumnya.

Sebagai aplikasi yang dipakai miliaran orang, keberhasilan peningkatan ini bisa berdampak langsung pada mobilitas masyarakat dunia. Pembaruan fitur dari Google Maps akan terus berlanjut untuk menjawab tantangan navigasi masa kini dan masa depan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Kemhan Sampaikan Duka Cita, Dua Peserta Program SPPI Meninggal Dunia Saat Latsarmil

Dukung Arahan Danantara, BTN Buka Peluang Buyback Saham Lewat Revisi RBB

228.016 Calon Siswa Lolos SPMB SMA dan SMK Negeri Jateng Tahun Ajaran 2026/2027.

Generasi Muda Disebut Paling Rentan Mengalami Gangguan Mental di Lingkungan Kerja.

Dinkes Maluku Edukasi Pentingnya Menjaga Kesehatan Sejak Dini Lewat Open Clinic Day.

118 Ijazah Siswa dari 11 Madrasah Ditebus, Pemkot Jakbar Gandeng Kemenag dan Baznas Bazis.

Bukan Sekadar Besaran Gaji, Pekerja Indonesia Cari Rasa Dihargai di Tempat Kerja

Virtus Technology Indonesia Resmi Jadi Master Distributor DJI Enterprise di Indonesia

Produk Bernilai Tambah Tinggi Asal Cilegon Tembus Kanada, Kemendag: Bukti Industri RI Makin Kuat

Trafik Uplink Melampaui Downlink, Pola Penggunaan Jaringan Digital Mulai Berubah

Info Loker! Job Fair Pemkab Magelang 2026 Tersedia 3.717 Lowongan

Shin Ye Eun Ajak Masyarakat Indonesia Rasakan Kehangatan Hunian Pintar Berbasis K-Wellness

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Babak Gugur Piala Dunia 2026 Mulai Terbentuk, Enam Negara Amankan Tiket 32 Besar, Empat Tersingkir

Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Ini Deretan Pemain yang Memperebutkan dari Messi, Mbappe, hingga Haaland, Siapa yang Layak?

Tiga Pejabat Tinggi Pratama Setjen MPR RI Dilantik, Siti Fauziah Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Peningkatan Kinerja Lembaga

Peternak Sapi Perah Indonesia Raih Kenaikan Produksi Susu Berkat Transfer Teknologi AS

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.