Waspada Saat Ganti Air Radiator! Udara Terjebak Bisa Bikin Mesin Overheat

Rabu, 05 Nov 2025, 01:15 WIB

Mengganti air radiator atau radiator coolant adalah bagian penting dari perawatan mobil, namun, masih banyak pemilik kendaraan yang kurang paham bahwa kesalahan kecil dalam proses ini bisa berakibat fatal. Salah satunya adalah munculnya udara yang terjebak dalam sistem pendingin mesin. Alih-alih mendinginkan, udara ini justru bisa membuat mesin mobil mengalami overheat, bahkan rusak permanen jika dibiarkan.

Davin, pemilik bengkel Elika Automotive Performance di Bursa Otomotif Sunter (BOS), Jakarta Utara, menegaskan pentingnya prosedur yang benar saat mengganti air radiator.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

"Udara yang ada di dalam tidak bisa berfungsi sebagai pendingin mesin," jelasnya. "Sudah pasti penyerapan panas mesin tidak akan maksimal."

Ketika penyerapan panas terganggu, suhu mesin bisa melonjak dengan cepat. Dalam kondisi yang ekstrem, overheat bisa menyebabkan mesin macet hingga merusak komponen vital seperti piston. Situasi ini tentu sangat berbahaya dan bisa menimbulkan biaya perbaikan yang sangat besar.

Oleh karena itu, penting bagi pemilik mobil untuk memahami proses penggantian air radiator dengan benar. Langkah-langkah seperti memastikan tidak ada udara yang terperangkap, mengisi coolant hingga penuh, dan menjalankan mesin dengan tutup radiator terbuka agar udara bisa keluar secara alami, harus dilakukan dengan cermat.

"Jadi penting banget tahu proses ganti air radiator dengan benar, jangan sampai karena salah caranya bikin bahaya mesin mobil," wanti Davin.

Bagi yang tidak yakin atau belum berpengalaman, lebih baik mengganti air radiator di bengkel terpercaya agar sistem pendingin tetap bekerja optimal dan mesin mobil Anda tetap aman dari risiko overheat.

Redaktur: Muhammad Ihsan Karim

Penulis: Muhammad Ihsan Karim

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.