- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ukraina dan Russia Gelar P...
Ukraina dan Russia Gelar Pembicaraan Langsung Pertama di Abu Dhabi, Bahas Rencana Perdamaian Trump
Sabtu, 24 Jan 2026, 12:18 WIBABU DHABI -Â Negosiator dari Russia, Ukraina, dan AS bertemu pada hari Jumat (23/1) di Abu Dhabi untuk negosiasi langsung pertama mengenai rencana untuk mengakhiri perang yang didorong oleh Presiden AS Donald Trump.
AS awalnya menyusun rencana untuk mengakhiri konflik yang dikritik keras di Kyiv dan Eropa Barat karena terlalu dekat dengan garis Russia, sementara proposal selanjutnya dikritik oleh Moskow karena mengemukakan gagasan pasukan penjaga perdamaian Eropa.
Menjelang pembicaraan hari Jumat, yang dijadwalkan akan berlanjut pada hari Sabtu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan wilayah tetap menjadi isu utama, sedangkan Moskow mengatakan tidak akan mencabut tuntutannya agar Kyiv menarik diri dari wilayah Donbas timur.
Setelah hari pertama pembicaraan, kepala negosiator Ukraina Rustem Umerov memposting di media sosial bahwa pertemuan tersebut berfokus "pada parameter untuk mengakhiri perang Russia dan logika lebih lanjut dari proses negosiasi". Pertemuan selanjutnya dijadwalkan hari Sabtu.
Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) dalam pernyataan sebelumnya mengatakan pembicaraan tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari dan merupakan "bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempromosikan dialog dan mengidentifikasi solusi politik untuk krisis".Â
Trump bertemu Zelensky di Forum Ekonomi Dunia (WEF) Davos pada hari Kamis dan utusan AS Steve Witkoff kemudian mengadakan pembicaraan dengan Vladimir Putin di Kremlin.Â
Serangan Russia
Pertemuan di Uni Emirat Arab berlangsung ketika ribuan orang di Kyiv hidup tanpapemanas ruangan dalam suhu dingin di bawah nol derajat akibat serangan Russia.
Uni Eropa, yang telah mengirimkan ratusan generator, menuduh Moskow "dengan sengaja merampas pemanas dari warga sipil".
Kyiv mengatakan serangan Russia telah menewaskan tiga orang pada hari Jumat di wilayah Kharkiv dan empat orang - termasuk seorang ayah dan putranya yang berusia lima tahun - semalam di timur.
Sementara diplomasi untuk mengakhiri konflik terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II telah meningkat, Moskow dan Kyiv tampaknya buntu mengenai masalah wilayah.
Beberapa jam setelah Putin bertemu Witkoff - dan menantu Trump, Jared Kushner - di Moskow, Kremlin mengatakan tuntutan maksimalisnya agar Kyiv menarik diri dari wilayah Donbas timur masih berlaku.Â
"Posisi Russia sudah diketahui bahwa Ukraina, angkatan bersenjata Ukraina, harus meninggalkan wilayah Donbas," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
"Ini adalah syarat yang sangat penting," tambahnya.Â
Kyiv, yang masih mengendalikan sekitar 20 persen wilayah timur, telah menolak persyaratan tersebut.Â
Kehendak Tuhan
Kedua belah pihak mengatakan nasib wilayah di Ukraina timur adalah salah satu isu utama yang belum terselesaikan dalam upaya mencari penyelesaian perang yang telah menewaskan puluhan ribu orang, menyebabkan jutaan orang mengungsi, dan menghancurkan Ukraina timur.Â
"Donbas adalah isu kunci," kata Zelenskyy - yang mengatakan bahwa ia dan Trump telah menyepakati jaminan keamanan pasca-perang di Davos - kepada wartawan pada hari Jumat, menjelang pembicaraan.
"Atas kehendak Tuhan (pembicaraan ini akan mengarah) pada pengakhiran perang," tambahnya, sebelum memperingatkan: "Bisa saja berjalan berbeda, tetapi ini adalah sebuah langkah."
Setelah berbicara dengan kepala delegasinya, Rustem Umerov, Zelenskyy mengatakan format pasti pertemuan tersebut masih belum ditentukan.
Pertemuan tatap muka terakhir antara negosiator Russia dan Ukraina terjadi di Istanbul, Turki musim panas lalu. Pembicaraan yang hanya berakhir dengan kesepakatan untuk pertukaran tentara yang ditawan.Â
Pertemuan di Abu Dhabi ini adalah pertama kalinya mereka bertemu untuk membicarakan rencana pemerintahan Trump.Â
Bersama kepala keamanan Umerov, tim Kyiv juga termasuk kepala staf baru Zelenskyy, Kyrylo Budanov, negosiator David Arakhamia, dan kepala angkatan darat Andriy Gnatov.Â
Moskow mengirim Jenderal Igor Kostyukov - direktur badan intelijen militer GRU - sebagai bagian dari delegasi militer.
Kremlin juga mengatakan utusan ekonominya, Kirill Dmitriev, akan hadir untuk mengadakan pembicaraan terpisah antara Rusia dan AS dengan Witkoff, yang memimpin pihak Amerika, dan Kushner. Â
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Film Animasi “KPop Demon Hunters” Raih Dua Penghargaan di Oscar 2026
-
Russia Peringatkan Para Diplomat Asing di Kyiv untuk Mengungsi Jelang Perayaan Hari Kemenangan PD II
-
Kemenekraf Fasilitasi Klip Video Musisi Jawa Tengah lewat AKTIF Musik
-
Lisa Blackpink Kunjungi “Punch”, Monyet Kesepian yang Viral di Jepang
-
Russia Tuduh Rezim Ukraina Neo-Nazi, Situasi HAM Disebut Memburuk
-
Proses Verifikasi Pendaftaran Mudik Gratis oleh Pemprov DKI Jakarta
-
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di Kota Mataram Berjalan Khidmat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.