Kemenekraf Perkuat Ekosistem Kreatif bagi Penyandang Disabilitas
📅 Rabu, 05 Nov 2025, 20:10 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif
JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjajaki kolaborasi dengan Yayasan Layak Insan Mandiri untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif bagi penyandang disabilitas.
“Ekonomi kreatif adalah tentang membuka ruang bagi siapa pun untuk berkreasi. Inklusivitas bukan hanya soal akses, tetapi juga bagaimana kita bersama-sama menciptakan kesempatan yang adil agar talenta dari berbagai latar belakang, termasuk teman-teman disabilitas, bisa tumbuh dan berdaya,” ujar Wamen Ekraf Irene Umar dalam keterangan pers yang diterima, Rabu (5/11).
Program yang ditawarkan diantaranya pendampingan, pelatihan, dan akses pasar guna memberdayakan potensi besar yang dimiliki pelaku kreatif disabilitas.
Kementerian Ekraf menyambut baik upaya kolaboratif yang dibawa oleh yayasan dan membuka peluang sinergi dalam bentuk program inkubasi, pelatihan tematik, serta pendampingan berkelanjutan bagi pelaku ekraf disabilitas.
Wamen Ekraf menambahkan bahwa pendekatan hexahelix yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, dan lembaga keuangan menjadi kunci dalam memperkuat peran disabilitas di sektor kreatif.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kita ingin memastikan bahwa setiap inisiatif memiliki keberlanjutan dan dampak nyata bagi kesejahteraan para pelaku kreatif disabilitas. Kami percaya bahwa inklusivitas adalah bagian penting dalam membangun masa depan kreatif yang berdaya saing dan berkelanjutan. Ekonomi kreatif bisa menjadi the new engine of growth jika kita memberdayakan seluruh potensi bangsa tanpa terkecuali,” kata Wamen Ekraf.
Dalam kesempatan tersebut, CEO Yayasan Layak Insan Mandiri Karina Aprillia memaparkan berbagai program pemberdayaan yang dijalankan yayasan, termasuk pelatihan keterampilan kreatif, mentoring kewirausahaan, dan pendampingan akses pasar bagi komunitas disabilitas.
“Kami ingin membuka lebih banyak ruang bagi teman-teman disabilitas untuk berdaya melalui karya dan kreativitas, terutama di sektor ekonomi kreatif yang terbukti inklusif dan adaptif,” ungkap Karina.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karina juga menjelaskan beberapa program unggulan yayasan seperti Layak Official, Layak Talent Agency, dan Layak School, yang berfokus pada pengembangan keterampilan dan penyaluran talenta disabilitas di bidang fesyen, teater, dan teknologi digital.
Salah satu kegiatan utamanya adalah Harmonia Inklusif, sebuah fashion show tahunan yang menampilkan karya kolaboratif antara desainer lokal dan model disabilitas sebagai bentuk literasi publik terhadap potensi disabilitas di sektor kreatif. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!