City Siaga Hadapi Ketajaman Dortmund
Rabu, 05 Nov 2025, 05:05 WIBMANCHESTER - Manchester City bakal menghadapi ujian sesungguhnya di Etihad Stadium, Kamis (6/11) dini hari WIB, saat menjamu Borussia Dortmund dalam lanjutan Liga Champions. Dua tim yang sama-sama mengoleksi tujuh poin ini berhadapan bukan hanya untuk memperebutkan puncak grup, tapi juga membuktikan dominasi disiplin taktik ala Pep Guardiola dan agresivitas tajam tim asuhan Niko Kovac.
Manchester City tampil stabil di ajang kompetisi Eropa musim ini. Dari tiga laga menghadapi lawan berat, Napoli, Monaco, dan Villarreal, tim asuhan Pep Guardiola mengumpulkan tujuh poin. Ini hasil dari dua kemenangan 2-0 dan satu imbang 2-2. Koleksi enam gol sejauh ini mungkin bukan yang paling gemilang, tetapi sudah cukup menempatkan mereka di posisi ketujuh klasemen sementara Liga Champions, yang berarti tiket langsung ke babak 16 besar.
Di kompetisi domestik, The Citizens juga mulai menemukan kembali ritme terbaik. Setelah kekalahan menyakitkan dari Aston Villa, mereka bangkit dengan dua kemenangan beruntun 3-1 atas Swansea City dan Bournemouth. Erling Haaland kembali menunjukkan ketajamannya lewat dua gol ke gawang Bournemouth yang membawanya sejajar dengan dua legenda Liverpool dalam daftar pencetak gol elit Liga Inggris.
Meski demikian, Guardiola menegaskan laga kontra Dortmund tidak akan mudah. âKami harus bermain sempurna melawan tim yang berbahaya di setiap lini. Dortmund punya energi, kecepatan, dan keberanian untuk menyerang,â ujar pelatih asal Spanyol itu. City datang dengan catatan luar biasa di kandang melawan klub Jerman: menang dalam 11 laga beruntun dan belum pernah kalah dari Dortmund di Etihad. Tapi Dortmund edisi kali ini berbeda. Tim asuhan Niko Kovac tampil menggila di Liga Champions, mencetak empat gol di setiap pertandingan sejauh ini.
Setelah hasil imbang 4-4 melawan Juventus, Dortmund mengalahkan Athletic Bilbao 4-1 dan Copenhagen 4-2 di Denmark. Felix Nmecha mencetak dua gol. Sedangkan Jobe Bellingham memberikan dua assist. Hasil itu menjadikan Dortmund untuk pertama kalinya dalam sejarah mencetak empat gol dalam tiga laga Eropa berturut-turut. Dengan 12 gol, mereka hanya tertinggal satu dari Paris Saint-Germain sebagai tim paling produktif di fase grup.
Menariknya, ketajaman itu belum menular ke Bundesliga. Dalam tiga laga terakhir melawan Koln, Frankfurt, dan Augsburg, Dortmund hanya mencetak satu gol di tiap laga, namun selalu menang, termasuk lewat adu penalti di DFB-Pokal. Sosok muda Jobe Bellingham menjadi salah satu sorotan jelang duel ini. Gelandang 20 tahun ini adik dari bintang Real Madrid Jude Bellingham.
Dia kembali ke tanah kelahirannya untuk pertama kalinya sejak pindah ke Dortmund musim panas lalu dari Sunderland. Awalnya sulit beradaptasi, Jobe bahkan sempat dikritik usai membuat kesalahan di laga kontra Bayern Munich. Namun dua assist di laga Liga Champions melawan Copenhagen menandai titik balik karirnya.
âDia berkembang luar biasa cepat. Fisiknya kuat, punya insting bagus, dan belajar cepat,â puji pelatih Niko Kovac. âKami membangun karirnya perlahan, tapi perkembangannya melampaui ekspektasi saya.â Kiper Gregor Kobel pun menambahkan, âJobe semakin matang dari minggu ke minggu. Dia luar biasa.â
Kondisi Tim
Guardiola mendapat kabar baik pulihnya Haaland dan Rodri. Namun Mateo Kovacic masih absen karena cedera pergelangan kaki. Sedangkan Bernardo Silva harus berhati-hati agar tidak mendapat kartu kuning yang bisa membuatnya absen di laga berikutnya.
Bagi Haaland, laga ini akan terasa emosional. Dia kembali menghadapi mantan klub, tempat dia mencetak 86 gol dari 89 laga sebelum hengkang ke Manchester. Striker asal Norwegia itu juga menjadi pahlawan kemenangan City 2-1 atas Dortmund pada tahun 2022.
Di kubu tamu, Dortmund mendapat suntikan tenaga baru. Dua bek utama, Nico Schlotterbeck dan Niklas Süle, dikabarkan sudah pulih dan siap bermain. Hanya Julien Duranville yang masih absen karena cedera bahu.
Kovac kemungkinan menurunkan kembali Schlotterbeck di jantung pertahanan, sementara performa apik Jobe Bellingham di Kopenhagen bisa memberinya tempat di lini tengah menggantikan Pascal Gross.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Polisi Sita 3,6 kg Ganja Saat Tangkap Pengedar di Tanah Abang
-
Hasil Liga Champions: Arsenal ke final Liga Champions setelah singkirkan Atletico 1-0
-
Liga Champions, PSG Kontra Muenchen Hasilkan 9 Gol
-
Liga Champions, Gulung Muenchen, PSG Tantang Arsenal di Final, Berpeluang Juara Lagi
-
Tim-tim Besar Italia Absen di Liga Chamions, Termasuk AC Milan
-
Final Liga Championa, Perkiraan Susunan Pemain Arsenal dan PSG
-
Arteta vs Luis Enrique: Sahabat Lama, Rival di Final Liga Champions
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.