BMKG Cilacap Imbau Waspada Cuaca Ekstrem 2–4 November di Jawa Tengah Selatan
Minggu, 02 Nov 2025, 13:13 WIBBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap mengimbau masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga sangat lebat disertai petir pada 2â4 November di Jawa Tengah bagian selatan.
"Wilayah Jateng bagian selatan khususnya Kabupaten Cilacap, Banyumas, dan sekitarnya berpotensi dilanda hujan lebat hingga sangat lebat disertai petir pada 2-4 November," kata Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Minggu.
Ia mengatakan hal itu disebabkan kondisi atmosfer saat ini menunjukkan dinamika yang cukup aktif karena dipicu oleh beberapa faktor skala regional dan lokal.
Dalam hal ini, Indeks Dipole Mode (DMI) berada pada nilai negatif 1,61 atau jauh di bawah kondisi normal yang berada pada kisaran 0,4 sehingga menunjukkan adanya peningkatan aktivitas konvektif di wilayah Indonesia bagian barat, yang berdampak pada tingginya potensi pertumbuhan awan hujan di Jawa, Sumatera, dan sebagian Kalimantan.
Selain itu, fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) berada pada fase lima (Maritime Continent) yang turut mendukung pembentukan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Jateng bagian selatan.
Faktor lain yang turut memperkuat peluang hujan adalah adanya daerah konvergensi dan belokan angin di wilayah Jateng, yang memicu penumpukan massa udara lembap di lapisan bawah atmosfer.
âBersamaan dengan itu, suhu muka laut di perairan selatan Jawa, Samudra Hindia barat Sumatra, hingga Laut Jawa tercatat anomali hangat dengan kisaran 0,5 hingga 3,4 derajat Celcius. Kondisi tersebut meningkatkan penguapan dan menambah pasokan uap air yang dapat membentuk awan hujan,â katanya.
Terkait dengan kondisi tersebut, dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, kilat atau petir, serta angin kencang yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.
"Kami akan terus memantau perkembangan cuaca dan menyampaikan informasi peringatan dini melalui kanal resmi agar masyarakat dapat melakukan langkah antisipasi lebih dini," kata Teguh.
Apa Itu Tas Siaga Bencana
Tas Siaga Bencana adalah tas darurat berisi kebutuhan pokok yang bisa langsung dibawa saat harus evakuasi secara cepat. Tujuan utamanya adalah memastikan Anda tetap aman, sehat, dan terhubung saat menghadapi situasi darurat.
Isi Wajib dalam Tas Siaga Bencana
Berikut daftar isi Tas Siaga Bencana yang direkomendasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan organisasi kemanusiaan lainnya:
1. Identitas Diri dan Dokumen Penting (kopi/fotokopi)
- KTP, KK, BPJS, SIM
- Sertifikat tanah/rumah
- Buku nikah
- Daftar kontak darurat
2. Obat-obatan dan Alat Kesehatan
- Obat pribadi (obat rutin)
- P3K dasar (plester, betadine, kasa steril)
- Masker medis/N95
- Hand sanitizer
3. Makanan dan Minuman
- Makanan instan atau siap saji
- Air minum dalam botol atau kantong
- Alat makan sederhana
4. Pakaian dan Pelindung Diri
- Baju ganti secukupnya
- Jas hujan atau ponco
- Selimut darurat (thermal blanket)
- Topi dan sarung tangan
5. Peralatan Komunikasi dan Penerangan
- Radio baterai atau radio tenaga surya
- Senter atau lampu kepala
- Baterai cadangan atau power bank
6. Uang Tunai
- Pecahan kecil untuk kebutuhan mendesak
- Simpan di dompet tahan air
7. Alat Tambahan
- Peluit (untuk meminta bantuan)
- Korek api atau pemantik
- Buku catatan dan alat tulis
- Tali serbaguna (paracord)
- Kantong plastik atau trash bag
8. Perlengkapan Khusus
- Perlengkapan bayi (popok, susu formula)
- Perlengkapan perempuan (pembalut, tisu basah)
- Kebutuhan lansia atau difabel
Tips Membuat Tas Siaga Bencana:
- Simpan di tempat yang mudah dijangkau, misalnya di dekat pintu keluar rumah.
- Cek dan perbarui isi tas secara berkala (minimal 3 bulan sekali).
- Buat satu tas untuk setiap anggota keluarga.
- Gunakan tas punggung (backpack) yang ringan, tahan air, dan nyaman dibawa.
- Sertakan daftar isi di dalam tas agar mudah diperiksa.
Kapan Harus Membawa Tas Siaga Bencana?
- Saat terjadi gempa besar dan Anda harus mengungsi
- Saat ada peringatan dini tsunami atau banjir bandang
- Saat terdengar sirine evakuasi atau instruksi dari pemerintah setempat
- Saat tinggal di daerah rawan bencana seperti dekat lereng gunung, sungai, atau kawasan gempa
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Pohon Tumbang Menimpa Dua Kendaraan di Pasar Atas Curup Rejang Lebong
-
Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2026: Jadwal Pengumuman 1 Syawal 1447 H
-
Hasil FIFA Series 2026: Bulgaria Bantai Kepulauan Solomon 10-2
-
Cek Tips Mudik Aman dan Sehat dari Akademisi UB
-
Waspada Cuaca Panas Jakarta: Dinkes DKI Peringatkan Risiko Dehidrasi Hingga Heatstroke
-
Pemerintah Kasih Bantuan UMKM Terdampak Bencana di Tukka, Catat Cara Mendapatkannya Disini!
-
Cuaca Hari Ini, Hujan Petir Berpeluang Melanda Tanjungpinang Kepri dan Banjarmasin Kalsel
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.