Presiden Prabowo dan Presiden Korsel Bahas Proyek Jet Tempur KF-21

Sabtu, 01 Nov 2025, 16:13 WIB

GYEONGJU - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mengadakan pembicaraan bilateral membahas kerja sama industri pertahanan, termasuk proyek pengembangan bersama jet tempur KF-21, pada Sabtu (1/11).

Mengutip laporan Yonhap, pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela pertemuan puncak Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (KTT APEC) di kota Gyeongju, Korea Selatan.

Ket. Foto: Presiden Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Presiden Lee Jae Myung di sela-sela KTT APEC di Gyeongju, Korea Selatan, pada 1 November 2025. — Sumber: Yonhap

Lee mengatakan Korea Selatan dan Indonesia telah mengembangkan hubungan erat tidak hanya dalam perdagangan dan investasi tetapi juga dalam keamanan dan pertahanan, dan mengungkapkan harapan untuk kerja sama yang lebih dalam, khususnya proyek jet tempur KF-21.

"Kami telah memelihara hubungan kerja sama yang sangat mendalam dan maju, tidak hanya di bidang-bidang seperti perdagangan dan investasi, tetapi juga di bidang keamanan dan pertahanan, dan saya berharap kemitraan yang erat ini akan terus berkembang di masa mendatang," ujarnya.

"Khususnya, kami telah membangun kemitraan yang kuat di sektor militer dan keamanan, termasuk pengembangan jet tempur bersama, dan saya berharap dengan melanjutkan kerja sama ini, kita akan melihat hasil yang lebih besar lagi di tahun-tahun mendatang," ujarnya.

Presiden Prabowo mengatakan Indonesia terbuka terhadap partisipasi yang lebih besar oleh perusahaan Korea dan berharap melanjutkan kerja sama pertahanan. Ia mencatat pembicaraan lanjutan mengenai proyek KF-21 akan dilanjutkan.

Presiden Prabowo menambahkan, diskusi terkait sedang berlangsung antara kedua pemerintah dan para insinyur mengenai kelayakan ekonomi proyek, termasuk rencana penetapan harga dan pendanaan.

Pada bulan Juni, Korea Selatan dan Indonesia mencapai kesepakatan untuk mengurangi kontribusi keuangan Jakarta terhadap proyek KF-21 menjadi 600 miliar won (Rp6,9 triliun)—sekitar sepertiga dari jumlah awal. Proyek yang diluncurkan pada tahun 2015 ini bertujuan untuk mengembangkan jet tempur supersonik canggih.

Presiden Lee juga mengundang Presiden Prabowo untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan. Presiden Prabowo menjawab akan mempersiapkan kunjungan kenegaraan tersebut sesegera mungkin.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.