Korban Meninggal Lebih Dari 10 Hari Sebelum Ditemukan di Puncak Gunung Ciremai.
📅 Sabtu, 01 Nov 2025, 23:10 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-Polres Kuningan
Kuningan -- Kepolisian Resor (Polres) Kuningan, Jawa Barat, membantu proses identifikasi jasad yang ditemukan di puncak Gunung Ciremai hingga dipastikan identitasnya merupakan warga Kecamatan Cigandamekar, Kuningan bernama Urip Masurip (41).
Kepala Polres Kuningan M. Ali Akbar di Kuningan, Sabtu, mengatakan tim inafis berperan dalam memastikan identitas korban melalui pemeriksaan ilmiah dan pencocokan data dengan pihak keluarga.
“Identifikasi dikuatkan dengan beberapa bukti yang identik, mulai dari pakaian, sarung, sandal, serta hasil pemeriksaan sidik jari yang cocok dengan milik korban,” katanya.
Ia menyebutkan hasil tersebut mengakhiri misteri penemuan jasad tanpa identitas di kawasan puncak gunung tertinggi di Jawa Barat itu, yang dilaporkan sejak Rabu (29/10).
Kapolres menuturkan proses evakuasi jenazah dilakukan oleh Tim SAR Gabungan, yang membawa korban ke basecamp Linggajati pada Jumat (31/10) sekitar pukul 23.00 WIB, setelah terkendala cuaca buruk dan medan berat.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Tim bekerja tanpa henti sejak laporan penemuan mayat diterima,” ujarnya.
Menurut Ali, medan menuju lokasi penemuan jenazah sangat terjal dan licin, sementara cuaca di puncak sering berubah cepat sehingga memperlambat pergerakan tim.
Setelah identitas korban dipastikan, kata dia, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyampaikan berdasarkan pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal lebih dari 10 hari sebelum ditemukan di puncak gunung tersebut.
Sementara itu Jaenudin, sepupu korban, menyebut pihak keluarga mengenali sejumlah barang pribadi yang ditemukan di lokasi.
Ia menuturkan korban telah meninggalkan rumah sejak sebulan lalu, kemudian dilaporkan hilang ke Polsek setempat pada 7 Oktober 2025.
“Korban diketahui sudah bercerai dan memiliki dua anak. Kami yakin itu Urip, terutama setelah melihat sarung dan pakaian yang biasa ia pakai,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!