Sasar Kalangan Profesional, Pintu dan Julo Edukasi Literasi Kripto
📅 Jumat, 31 Okt 2025, 14:20 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Pintu
JAKARTA – PT Pintu Kemana Saja (Pintu), aplikasi crypto all-in-one, kembali menggelar program edukasi unggulannya bertajuk Pintu Goes to Office. Kegiatan pengenalan investasi aset kripto yang menyasar kalangan profesional ini kembali diselenggarakan di kantor Julo, Jakarta, pada Rabu (29/10).
Dalam program Pintu Goes to Office, Pintu berkolaborasi dengan PT Julo Teknologi Finansial (Julo), platform kredit digital. Keduanya mengajak peserta dari kalangan profesional untuk berdiskusi seputar investasi kripto dan teknologi blockchain.
Senior Vice President Strategy & Business Pintu, Andy Putra, mengungkapkan bahwa kegiatan di kantor Julo merupakan program keempat yang telah dilaksanakan. Pihaknya melihat antusiasme positif dari para peserta yang mengikuti sesi edukasi dan literasi ini.
“Hingga kini kami telah mengedukasi hampir 300 karyawan melalui program Pintu Goes to Office, termasuk kolaborasi strategis bersama Julo. Kami mengapresiasi pihak Julo yang telah memberikan kesempatan atas kolaborasi lintas sektor ini,” ujarnya melalui keterangan resmi pada Jumat (31/10).
Menurut Andy, kolaborasi Pintu dan Julo membuktikan bahwa keduanya dapat bersama-sama mendorong akselerasi industri keuangan di Indonesia, yang tidak hanya tumbuh pesat tetapi juga seimbang dengan program edukasi dan literasi. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat mengenai dunia keuangan dan investasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
President Director Julo, Harri Suhendra, menyambut baik penyelenggaraan program Pintu Goes to Office. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap kolaborasi edukasi dan literasi yang diinisiasi oleh Pintu tersebut.
“Sebagai perusahaan fintech, kami memahami pentingnya peningkatan pemahaman keuangan bagi masyarakat serta mendukung inovasi di industri keuangan digital. Kami berharap kolaborasi antarfintech seperti ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan,” ungkap Harri.
Berdasarkan laporan Mordor Intelligence, industri teknologi finansial (tekfin) di Indonesia pada 2025 diproyeksikan mencapai Rp341,1 triliun. Salah satu sektor dalam industri ini, yaitu tekfin pinjaman (fintech lending), turut berkontribusi terhadap kemajuan industri. Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total pembiayaan sektor ini naik sebesar 27,93% atau setara Rp82,59 triliun per Mei 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, industri kripto yang juga termasuk bagian dari sektor tekfin mencatat pertumbuhan signifikan. Berdasarkan laporan OJK, nilai transaksi aset kripto dari Januari hingga September 2025 mencapai Rp360,3 triliun. Data tersebut menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan tekfin di Indonesia.
Di tengah pertumbuhan pesat industri ini, Pintu dan Julo sama-sama mencatat pencapaian signifikan. Pintu telah meraih lebih dari 10 juta unduhan hingga Oktober 2025, sementara Julo juga telah diunduh lebih dari 10 juta kali serta menyalurkan pembiayaan kepada lebih dari 3,27 juta nasabah di seluruh Indonesia. Capaian ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan tekfin.
“Kolaborasi ini merupakan strategi kami dalam memperluas jangkauan edukasi crypto di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat agar dapat mengelola keuangan dan berinvestasi secara bijak, terutama pada aset kripto. Masyarakat perlu memahami tidak hanya peluang keuntungannya, tetapi juga potensi risikonya. Karena itu, kami terbuka untuk berkolaborasi demi meningkatkan edukasi crypto di Indonesia,” terang Andy.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!