• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Revolusi Penemuan Obat da...

Revolusi Penemuan Obat dan Kimia Molekuler Dimulai

Kamis, 30 Okt 2025, 07:18 WIB

PADA tahun 2019, Google mengumumkan bahwa komputer ­kuantumnya telah ­men­capai tonggak sejarah yang ­luar biasa. Teknologi ini ­mampu ­memecahkan masalah dalam waktu hanya 200 detik yang dengan ­superkomputer ­bisa ­membutuhkan waktu ­penyelesaian selama 10.000 ­tahun.

Dijuluki “supremasi kuantum,” pencapaian ini ­mengisyaratkan potensi re­volusioner komputasi kuantum (QC). ­Bagi industri seperti farmasi, yang taruhannya diukur dalam nyawa manusia dan miliaran ­dollar, janji komputer kuantum sungguh transformatif.

Ket. Foto: Chip komputasi kuantum terbaru perusahaan, “Willow”. Chip “Willow” dapat menyelesaikan komputasi dalam hitungan menit, setara dengan superkomputer terkemuka yang membutuhkan waktu 10 septi­liun tahun untuk menyelesaikannya. — Sumber: AFP/Handout/GOOGLE

Contoh dramatis lain dari kekuatan komputer kuantum adalah datang dari sektor farmasi. Pada tahun 2023, para peneliti di Forschungszentrum Jülich dan Universitas Lund menggunakan annealer ­kuantum D-Wave untuk ­mengatasi masalah pelipatan protein.

Laman DDW-online.com meyebutkan, terobosan tersebut mempercepat penemuan kandidat obat yang menjanjikan dan menunjukkan bagaimana komputer kuantum dapat mengungkap misteri yang sebelumnya dianggap tak terpecahkan.

Menambah kisah-kisah ini, IBM, ­bekerja sama dengan para peneliti MIT, mengatasi salah satu ­tantangan terberat dalam kimia kuantum menghitung energi keadaan dasar molekul ­kompleks.

Mereka menunjukkan bahwa komputer kuantum dapat mensimulasikan struktur ­elektronik ­molekul ­dengan ­akurasi yang tak ­terjangkau oleh metode ­klasik. ­Pencapaian ini membuka jalan bagi perancangan ­senyawa ­baru dalam waktu singkat.

Memahami Keunggulan Kuantum

Tidak seperti komputer klasik, yang mengandalkan bit bi­ner yang mewakili 0 dan 1, komputer kuantum beroperasi menggunakan bit kuantum atau qubit. Qubit ini memanfaatkan dua prinsip utama mekanika kuantum yaitu superposisi dan keterikatan.

Superposisi memungkinkan qubit berada dalam beberapa keadaan secara bersamaan, meningkatkan daya komputasi sistem kuantum secara eksponensial. Misalnya, sementara bit klasik dapat berupa 0 atau 1, sebuah qubit dapat mewakili 0, 1, atau kombinasi apa pun dari keadaan ini secara bersamaan.

Keterikatan memungkinkan qubit untuk saling terhubung sedemikian rupa sehingga keadaan satu qubit berhubung­an langsung dengan keadaan qubit lainnya, terlepas dari jaraknya. Properti ini memungkinkan komputer kuantum untuk melakukan kalkulasi kompleks secara paralel, alih-alih berurutan, seperti yang dilakukan komputer klasik.

Fondasi komputer kuantum adalah prosesor kuantumnya, yang juga dikenal sebagai unit pemrosesan kuantum (QPU). QPU terdiri dari serangkaian qubit yang saling terhubung melalui gerbang kuantum, membentuk sirkuit kuantum yang memungkinkan komputasi. Pengaturan ini memungkinkan komputer kuantum untuk mengatasi masalah yang dianggap sulit dipecahkan oleh mesin klasik.

Untuk Pengembangan Obat

Pengembangan obat itu sulit, dengan lebih dari 90 persen kandidat obat gagal selama uji klinis. Komputasi kuantum menawarkan pergeseran paradigma dengan mengatasi tantangan utama dalam jalur penelitian dan pengembangan farmasi. hay

  • Algoritma Quantum

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.