Kemenekraf Gaet Asosiasi untuk Kembangkan 'Startup' Keamanan Siber Lokal
📅 Rabu, 29 Okt 2025, 20:53 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Farhan Arda Nugraha
JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memperkuat ekosistem keamanan siber nasional dengan menggandeng asosiasi pelaku usaha untuk mengembangkan perusahaan rintisan (startup) dalam negeri di bidang keamanan digital.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, dalam upaya tersebut, pihaknya berkolaborasi dengan Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) dan Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIKSI).
"Dengan dua asosiasi ini kita akan berkolaborasi untuk melihat pengusaha-pengusaha atau brand-brand keamanan siber lokal yang kita mau dorong untuk skalanya semakin besar lagi," kata Teuku saat ditemui usai menghadiri National Cybersecurity Connect 2025 di Jakarta Selatan, Rabu (29/10).
Dia menekankan, meningkatnya aktivitas digital di sektor ekonomi kreatif menuntut adanya sistem keamanan siber yang tangguh agar inovasi industri kreatif nasional dapat terlindungi.
“Kami percaya bahwa keamanan siber mampu menjadi perisai yang melindungi inovasi dan industri kreatif nasional. Karena itu, kami memiliki unit khusus yang menangani inovasi teknologi digital baru, termasuk pengembangan solusi keamanan siber,” ujar Teuku Riefky.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menegaskan, Kementerian Ekonomi Kreatif memiliki peran strategis dalam mendorong tumbuhnya startup teknologi lokal yang mampu menciptakan solusi keamanan siber.
Melalui dukungan pemerintah, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga produsen teknologi keamanan siber yang mampu menjangkau pasar global.
“Kita ingin terus melahirkan generasi inovator muda Indonesia yang siap membawa teknologi buatan anak bangsa ke panggung dunia.,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Ekonomi Kreatif menuturkan, pihaknya juga akan menggalakkan edukasi kepada mitra asosiasi pelaku industri mengenai pentingnya keamanan siber untuk pertumbuhan dan perkembangan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.
"Mitra asosiasi kami lebih dari 150 asosiasi dari 17 subsektor ekonomi kreatif. Ini yang juga kami akan kolaborasikan untuk mengedukasi bagaimana pentingnya keamanan siber," ujarnya.
Teuku Riefky menyatakan, Kementerian Ekonomi Kreatif berkomitmen untuk terus mendukung upaya pengembangan talenta digital dan mendorong startup keamanan siber di Indonesia.
"Kami juga berkomitmen menjadikan keamanan siber sebagai bagian tak terpisahkan dari ekosistem kreatif nasional," kata dia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!