Jakarta Fashion Week 2026 Resmi Dibuka, Tegaskan Jakarta Sebagai Pusat Mode Global

Selasa, 28 Okt 2025, 14:15 WIB

JAKARTA – Jakarta Fashion Week (JFW) 2026 resmi dibuka pada Senin (20/10) malam di Pondok Indah Mall (PIM) 3, Jakarta Selatan. Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana.

Penyelenggaraan JFW yang ke-18 ini berlangsung hingga 2 November 2025 dan menampilkan lebih dari 120 desainer busana dari berbagai negara. Selain perancang asal Indonesia, partisipasi datang dari Korea Selatan, Malaysia, Filipina, dan Singapura, menjadikan ajang ini semakin berwarna dan bernuansa global.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Wagub DKI Jakarta Rano Karno mengatakan, kehadiran para desainer mancanegara merupakan bukti kuat sinergi antarnegara di bidang fesyen. Menurutnya, JFW bukan sekadar pergelaran mode, tetapi juga momentum untuk menegaskan peran Jakarta sebagai pusat mode regional dan global.

“Kami berupaya memperkuat peran Jakarta dalam industri mode melalui penyediaan infrastruktur modern yang berpadu dengan kekayaan tradisi,” ujar Rano Karno.

Ia menambahkan, tema “The Legacy of Style” yang diusung tahun ini mencerminkan perjalanan panjang industri mode Jakarta menuju masa depan penuh inovasi tanpa meninggalkan akar budaya. JFW menjadi simbol transformasi Jakarta sebagai kota global yang dinamis, adaptif, dan terbuka terhadap keberagaman.

“Jakarta dapat menjadi ruang yang inklusif untuk bersinergi, berkreasi, dan berkarya. Setiap rancangan yang dipamerkan dalam JFW adalah bagian dari warisan baru mode Indonesia,” tutur Rano.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjutnya, berkomitmen memperkuat ekosistem mode melalui peluncuran Jakarta Fashion Force, hasil kolaborasi dengan pihak Jakarta Fashion Week. Program ini dirancang untuk memperluas kiprah desainer muda Indonesia di panggung internasional.

“Inilah bentuk nyata sinergi kami dalam mendukung keberlanjutan industri kreatif dan mode di Jakarta,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut JFW 2026 sebagai tonggak penting dalam mempertegas posisi Indonesia di peta industri fesyen dunia. Ia menilai, ajang ini merupakan panggung utama kreativitas anak bangsa yang menggabungkan nilai tradisi dan inovasi modern.

“Jakarta Fashion Week adalah cermin kekuatan budaya kita yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Di sini lahir kolaborasi antara tradisi Nusantara dan gaya hidup kontemporer,” ujar Widiyanti.

Menurutnya, JFW juga menandai pergeseran tren di kalangan generasi muda yang semakin bangga menggunakan produk lokal. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran akan nilai keotentikan, keberlanjutan, dan tanggung jawab sosial dalam dunia mode.

“Semangat mencintai produk lokal ini menunjukkan bahwa mode Indonesia semakin berdaya dan relevan secara global,” tambahnya.

Selain pertunjukan busana, JFW 2026 menghadirkan berbagai sesi talkshow, workshop, dan kolaborasi lintas sektor. Acara ini menjadi ruang inspiratif bagi para desainer, pelaku usaha, dan pencinta mode untuk bertukar ide serta menciptakan tren baru yang mengangkat identitas Indonesia di kancah dunia.

Dengan mengusung semangat inovasi dan keberagaman, Jakarta Fashion Week 2026 tidak hanya menjadi etalase karya, tetapi juga simbol kebangkitan industri mode nasional. Jakarta kini berdiri sejajar dengan kota-kota mode dunia seperti Paris, Milan, dan Seoul menjadikannya pusat gaya baru di Asia.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.