Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Panen Sayur di Ladang Panas Bumi

📅 Sabtu, 25 Okt 2025, 05:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Salah satu target yang ingin dicapai adalah menggunakan energi panas bumi sebagai sumber energi listrik dasar (baseload) utama di pulau tersebut.

Mengutip laman resmi Kementerian ESDM, Pulau Flores memiliki potensi panas bumi sebesar total 902 MW atau 65 persen dari potensi panas bumi di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan tersebar di 16 titik potensi yaitu di Waisano, Ulumbu, Wai Pesi, Gou-Inelika, Mengeruda, Mataloko, Komandaru, Ndetusoko, Sokoria, Jopu, lesugolo, Oka Ile Ange, Atedai, Bukapiting, Roma-Ujelewung dan Oyang Barang. Hingga saat ini baru Ulumbu dan Mataloko yang sudah dimanfaatkan untuk pembangkit listrik dengan total kapasitas terpasang sebesar 12,5 MW.

Manager Perizinan dan Komunikasi PLN UIP Nusra, Bobby Robson Sitorus bercerita, pengembangan PLTP Mataloko Unit 2 dan 3 memang bukan untuk memenuhi kebutuhan saat ini tetapi di masa depan. Nanti, apabila sudah beroperasi akan masuk dalam sistem kelistrikan Flores. Selama ini sistem kelistrikan Flores masih mengandalkan energi fosil. Dengan adanya panas bumi makan pelan pelan itu akan digeser.

"Misalnya di Labuan Bajo, pertumbuhan jumlah hotel di sana sangat cepat, dan satu hotel kebutuhan listriknya sangat banyak bisa sampai 2 MW. Nah, kalau kita tidak antisipasi dari sekarang PLN akan kesulitan pasok listrik untuk hotel hotel itu nanti,"tutur Bobby.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Kebakaran Gudang Limbah Anc...
MILITER

Militer Korsel Nyaris Tembak Drone AS

44 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Militer Korsel Nyaris Temba...
Ekonomi
XL Dinobatkan Sebagai Best ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.