Petugas Gabungan Disiagakan di Jalur Mande-Cianjur Antisipasi Bencana
Jumat, 24 Okt 2025, 19:55 WIBCianjur -- Petugas gabungan Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, disiagakan jalur utama Mande-Cianjur guna melakukan pengawasan dan pelaporan situasi serta melakukan penanganan cepat ketika terjadi bencana, terutama pohon tumbang.
Camat Mande Epi Rusmana di Cianjur, Jumat, mengatakan penempatan sejumlah petugas dan relawan sebagai upaya penanganan cepat ketika terjadi bencana alam, terutama pohon tumbang yang sempat memutus jalur utama Mande-Cianjur.
"Ini merupakan upaya penanganan cepat dan antisipasi terjadinya kemacetan akibat bencana alam di jalur utama Mande-Cianjur dan Mande-Jonggol, sehingga kami siagakan sekitar 5 petugas dibantu relawan di setiap desa," katanya.
Petugas yang disiagakan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, TNI/Polri, PMI Cianjur, dan relawan, ketika melihat tanda akan terjadinya bencana, serta melakukan penanganan cepat termasuk mengalihkan arus lalu lintas ke jalur alternatif.
Pasalnya, ungkap dia, hingga saat ini curah hujan yang turun masih tinggi, terutama saat petang, disertai angin kencang yang dapat memicu pohon tumbang berbagai ukuran yang banyak terdapat di sepanjang jalur utama Mande-Cianjur.
"Kami berharap tidak ada bencana alam yang terjadi di Cianjur, namun upaya antisipasi dan penanganan cepat harus disiapkan, sehingga kami siagakan petugas kecamatan dibantu relawan melakukan pengawasan," katanya.
Sementara Kepala BPBD Kabupaten Cianjur Iwan Karyadi mengatakan akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah itu selama tiga hari terakhir menyebabkan puluhan pohon tumbang di sepanjang jalur utama Cianjur dan jalan penghubung antar-kecamatan di empat kecamatan.
Tidak ada korban jiwa atau kendaraan yang tertimpa dalam kejadian tersebut, namun jalur utama penghubung antar kota/kabupaten seperti di Jalan Raya Bandung-Cianjur tepatnya di Kecamatan Karangtengah, sempat terputus sementara akibat pohon berukuran besar tumbang.
"Kami juga menyiagakan petugas dan relawan di masing-masing desa di Kabupaten Cianjur untuk melakukan pengawasan dan pelaporan situasi setiap harinya, terutama saat hujan turun deras, sehingga saat terjadi bencana dapat dilakukan penanganan cepat," katanya.
Pihaknya meminta masyarakat, terutama pengendara yang melintas di jalur utama Cianjur mulai dari utara hingga selatan, untuk meningkatkan kewaspadaan dan lebih baik berhenti di tempat aman saat hujan turun deras disertai angin kencang yang dapat memicu pohon tumbang.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
DPKP Kalsel Perkuat Pengendalian Hama untuk Jaga Produksi Padi
-
McLaren Awali Musim F1 2026 dengan Pendekatan Bertahan, Stella Akui Ferrari dan Mercedes Unggul
-
Penanganan Kepadatan Logistik Jadi Fokus di Pelabuhan Ketapang
-
ILO dan Pemerintah Kota Banda Aceh Jalin Kolaborasi untuk Perkuat UMKM dan Dukung Program Kota Parfum
-
Kementan Siapkan Jurus Jitu Lawan Kemarau 2026: Petani Tak Perlu Panik, Pompanisasi dan Pupuk Aman
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa (21/4) Jakarta Bakal Dilanda Hujan Siang dan Malam
-
Puncak Bogor Ditata Besar-besaran, Pemerintah Prioritaskan Destinasi Wisata Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.