Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengusaha Hotel Diajak Kemenekraf Dukung Pengembangan Usaha Kreatif

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 17:56 WIB | Oleh:
Pengusaha Hotel Diajak Kemenekraf Dukung Pengembangan Usaha Kreatif Doc: Dokumentasi Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengamati produk fesyen yang dipamerkan dalam kegiatan pasar seni di Jakarta, Rabu (22/10).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mengajak para pengusaha hotel berkolaborasi untuk mendukung pengembangan usaha ekonomi kreatif.

"Kami ingin menggandeng hotel-hotel anggota PHRI agar bisa menjadi playground bagi pelaku ekonomi kreatif," kata Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar pada acara penandatanganan nota kesepahaman Kementerian Ekonomi Kreatif dengan pengelola Hotel Ashley dan pembukaan Pasar Seni Bermain di Jakarta, Rabu (22/10).

Sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian pada Kamis (23/10), dia mengharapkan para pelaku usaha yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dapat menyediakan ruang untuk memperkenalkan karya kreatif lokal kepada masyarakat luas.

"Kami siap membantu mengurasi produk dan menampilkan karya terbaik dari berbagai daerah agar kekuatan ekonomi kreatif Indonesia semakin terlihat," katanya.

Irene mengemukakan bahwa tidak sedikit karya pelaku usaha kreatif Indonesia yang telah mendapat pengakuan di dunia tetapi belum dikenal luas di dalam negeri.

Dia mencontohkan, produk permainan papan dan gim buatan dalam negeri yang sudah mendapat penghargaan internasional pangsa pasarnya masih di bawah lima persen di pasar domestik.

Oleh karena itu, Kementerian Ekonomi Kreatif membangun kolaborasi dengan banyak pihak untuk mempromosikan produk kreatif buatan dalam negeri kepada konsumen.​​​​​​

Kementerian Ekonomi Kreatif antara lain menjalin kerja sama dengan pengelola Hotel Ashley. Kesepakatan kerja sama antara kedua pihak ditandai dengan pembukaan Pasar Seni Bermain di Jakarta pada Rabu (22/10).

Kolaborasi tersebut mencakup penyediaan lima gim PlayStation 5 ramah anak karya pengembang lokal bagi tamu hotel serta penyelenggaraan Pasar Seni Bermain dari 22 sampai 24 Oktober 2025, yang menghadirkan lebih dari 20 IP lokal dalam subsektor gim, seni rupa, kuliner, fesyen, dan kriya.

Ketua Badan Pimpinan Daerah PHRI DKI Jakarta Sutrisno Iwantono mengatakan bahwa hotel dan restoran bisa menjadi etalase utama produk kreatif dalam negeri.

"Mulai dari desain ruangan, lukisan, hingga interior, semuanya merupakan hasil karya pegiat ekraf. Jika produk-produk ekonomi kreatif bisa dihadirkan di hotel-hotel, maka perkembangannya akan semakin cepat," kata Sutrisno.

"PHRI siap menjadi jembatan antara Kementerian Ekraf dan para pegiat usaha agar kolaborasi ini berkelanjutan dan membawa manfaat bagi kedua belah pihak," ia menambahkan.

Pasar Seni Bermain merupakan bagian dari kegiatan kampanye nasional Oktoberkreasi untuk menyambut Hari Ekonomi Kreatif Nasional 2025. Hari Ekonomi Kreatif diperingati setiap tanggal 24 Oktober.​​​​​​​

Lebih dari 50 kegiatan telah dilaksanakan di berbagai daerah dalam kampanye tersebut. Kampanye juga mencakup acara Pekan Belanja Produk Ekraf Nasional dari 25 sampai 31 Oktober 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

22 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.