Eks PM Thailand Mundur dari Jabatan Pemimpin Partai

Kamis, 23 Okt 2025, 02:15 WIB

BANGKOK - Perdana Menteri Thailand yang baru saja dicopot, Paetongtarn Shinawatra, pada Rabu (22/10) mengundurkan diri dari jabatan pemimpin partai yang didirikan oleh ayahnya, mantan PM Thaksin Shinawatra, yang menandakan kemungkinan berakhirnya dinasti politik keluarga yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Paetongtarn, 39 tahun, menjabat kurang dari setahun sebagai perdana menteri sebelum dipecat oleh pengadilan pada Agustus lalu karena pelanggaran etika terkait penanganannya terhadap sengketa perbatasan dengan Kamboja.

Ket. Foto: Paetongtarn Shinawatra — Sumber: AFP/CHANAKARN LAOSARAKHAM

Partai Pheu Thai mengumumkan pengunduran diri Paetongtarn dalam sebuah pernyataan pada Rabu, mengutip pernyataannya yang mengatakan bahwa langkah tersebut akan memungkinkan partai untuk menjalani perombakan total.

"Pengunduran diri saya akan memungkinkan partai untuk meningkatkan diri sehingga pada akhirnya kita dapat memenangkan pemilu," kata Paetongtarn dalam pernyataan tersebut.

Paetongtarn menambahkan bahwa dia akan tetap menjadi anggota partai dan terus bekerja keras untuk Thailand.

Thaksin, yang mendirikan partai Pheu Thai pada akhir tahun 1990-an, digulingkan dalam kudeta tahun 2006 dan kemudian mengasingkan diri selama lebih dari satu dekade. Paetongtarn adalah anggota keluarga Shinawatra ketiga yang menjadi perdana menteri, setelah ayah dan bibinya, Yingluck Shinawatra.

Para analis mengatakan kepergiannya sebagai pemimpin partai dapat menandai berakhirnya dominasi keluarga dalam politik Thailand, meskipun beberapa orang percaya keluarga Shinawatra masih memegang kuat pengaruh atas Pheu Thai. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.