Selena Gomez Digugat Lima Investor atas Dugaan Penipuan terkait Bisnis Kesehatan Mental
Sabtu, 15 Agu 2026, 14:30 WIBAktris dan penyanyi Amerika Selena Gomez digugat oleh lima investor yang mendukung Wondermind Global, bisnis kesehatan mental yang ia dirikan bersama ibunya.
Dikutip dari BBC, para pemegang saham mengklaim bahwa bintang pop tersebut gagal memenuhi janji bahwa dia akan "secara aktif membangun" merek tersebut, dan mengatakan bahwa "kelalaiannya yang sangat buruk dalam menjalankan tugas" telah membuat perusahaan berada dalam "kondisi bencana keuangan".
Gugatan tersebut bertujuan untuk memulihkan sekitar $1,2 juta (£890.000) yang diklaim telah diinvestasikan, serta biaya dan kerugian.
BBC telah menghubungi Wondermind dan perwakilan Gomez untuk meminta komentar.
Gomez mendirikan platform kesehatan mental lima tahun lalu bersama ibunya, Mandy Teefey, dan pengusaha Daniella Pierson. Hal ini terjadi setelah Gomez secara terbuka membahas perjuangan kesehatan mentalnya sendiri, termasuk gangguan bipolar.
Wanita berusia 34 tahun ini adalah salah satu wanita yang paling banyak diikuti di media sosial di dunia, dengan lebih dari 500 juta pengikut, dan perkiraan kekayaan bersih hampir $1 miliar. Dia juga mendirikan perusahaan kosmetik Rare Beauty pada tahun 2020, yang sangat terkait dengan nama dan citranya.
Wondermind bertujuan untuk membuat konten terkait kesehatan mental lebih mudah diakses melalui platform digital, dan merekrut investor untuk mendukung usaha tersebut.
Namun, gugatan tersebut mengklaim bahwa para pendiri Wondermind "secara keliru menggambarkan" posisi mereka dengan menyatakan bahwa "serangkaian lengkap" kesepakatan iklan, liputan selebriti, aplikasi, dan inisiatif lainnya sudah berjalan dan menjanjikan Gomez akan berperan aktif sebagai kepala pemasaran.
"Gomez mengaku menandatangani kontrak yang mewajibkannya untuk melakukan kewajiban tersebut, tetapi kemudian mengabaikannya," demikian klaim gugatan tersebut.
Saat ini, Gomez tercantum sebagai salah satu pendiri di situs web Wonderminds, di bawah ibunya yang sekarang menjabat sebagai kepala eksekutif, setelah Pierson meninggalkan perusahaan tersebut.
Para pihak di balik gugatan tersebut, yang berbasis di New York dan Florida, termasuk Brent Saunders, kepala eksekutif perusahaan kesehatan mata Bausch + Lomb.
Gugatan para penggugat menyatakan bahwa Wondermind gagal memenuhi "bahkan kewajiban paling mendasar sekalipun, seperti membayar karyawan dan vendornya tepat waktu".
Menurut klaim tersebut, janji-janji termasuk kemitraan dan aplikasi Wondermind tidak pernah terwujud.
"Selama tiga tahun, sementara perusahaan itu diam-diam runtuh di sekitar mereka, tidak satu pun dari para pendiri, pejabat, atau direkturnya yang mengatakan sepatah kata pun kepada para investor yang uangnya mendanai keruntuhan tersebut," demikian bunyi pengaduan itu.
Mereka mengatakan tidak menyadari kesulitan perusahaan tersebut hingga sebuah berita investigasi yang dilakukan majalah online, The Cut, muncul pada bulan September 2025.
Menurut gugatan tersebut, laporan itu memuat tuduhan tentang keuangan Wondermind dan masalah dengan manajemennya.
Artikel tersebut menunjukkan bahwa "Wondermind tidak memiliki rencana untuk masa depannya - apalagi rencana untuk mencapai valuasi miliaran dolar," demikian klaim gugatan tersebut.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Leonardo DiCaprio dan Jeff Bezos Kolaborasi Himpun Dana Pulihkan Spesies Terancam punah
-
Terlibat di Pentas Teater, Idgitaf Bikin 5 Lagu tentang Keluh Kesah Pekerja Gen Z
-
Chris John, Legenda Tinju Indonesia Bakal Main Film Animasi "Dragon's Dojo"
-
Dilelang, Sepatu Justin Bieber yang Dipakai di Show Final Piala Dunia 2026 Laku Rp475,9 Juta
-
Asli Bukan AI! Andy Lau Raih Gelar Doktor Kehormatan dari Universitas Hong Kong
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.