La Liga Batalkan Rencana Gelar Laga Villarreal vs Barcelona di Miami

Rabu, 22 Okt 2025, 08:11 WIB

BARCELONA, SPANYOL — Rencana La Liga untuk menggelar pertandingan Barcelona melawan Villarreal di Miami pada Desember mendatang resmi dibatalkan. Liga Spanyol mengumumkan keputusan tersebut pada hari Rabu (22/10) waktu setempat dengan alasan adanya “ketidakpastian” terkait pelaksanaan laga tersebut di dalam negeri.

Pertandingan yang semula dijadwalkan berlangsung pada tanggal 20 Desember di Hard Rock Stadium, Miami, itu seharusnya menjadi laga pertama dalam sejarah di mana kompetisi liga Eropa memainkan pertandingan resminya di luar benua. Namun, langkah bersejarah itu urung terwujud.

Ket. Foto: Ilustrasi pertandingan Barcelona vs Villarreal. — Sumber: AFP

Dalam pernyataannya, La Liga menyebut bahwa penyelenggara acara memutuskan untuk membatalkan rencana tersebut karena “ketidakpastian yang muncul di Spanyol dalam beberapa pekan terakhir.”

“Kami sangat menyesalkan proyek ini tidak dapat dilaksanakan, padahal hal tersebut merupakan kesempatan bersejarah dan tak tertandingi untuk membawa sepak bola Spanyol ke panggung internasional,” tulis pihak La Liga.

Tiket pertandingan rencananya mulai dijual pada hari Selasa, namun proses pra-penjualan sempat “ditunda” sebelum akhirnya seluruh rencana dibatalkan. Laga kini akan tetap dimainkan di kandang Villarreal, Stadion Estadio de la Cerámica, seperti biasa.

Barcelona dalam pernyataannya menyatakan bahwa mereka menghormati dan menerima keputusan pembatalan tersebut, sama seperti ketika mereka sebelumnya menyetujui rencana pertandingan di AS.

“Kami menyesalkan hilangnya kesempatan untuk memperluas citra kompetisi ke pasar strategis dengan potensi pertumbuhan besar seperti Amerika Serikat,” tulis klub asal Katalunya itu. “Para penggemar kami di AS juga kehilangan kesempatan menyaksikan pertandingan tersebut secara langsung.”

Sementara itu, kabar pembatalan ini keluar tepat di tengah laga Villarreal yang sedang menghadapi Manchester City di Liga Champions, yang berakhir dengan kekalahan 0-2.

Pelatih Villarreal, Marcelino García Toral, menilai waktu pengumuman tersebut sangat tidak pantas.

“Menurut saya, ini bentuk ketidaksetiaan dan kurang hormat. Mengumumkan pernyataan seperti itu di tengah pertandingan adalah hal yang tidak menghargai klub, para profesional, dan juga para penggemar,” ujar Marcelino. “Besok klub akan membuat pernyataan resmi, tapi itu pandangan pribadi saya.”

Rencana La Liga membawa laga resmi ke Amerika Serikat memang menuai banyak penentangan sejak awal.

Asosiasi Pesepak Bola Spanyol (AFE) bahkan mengorganisir aksi protes akhir pekan lalu, di mana seluruh pemain di setiap laga La Liga diam tak bergerak selama 15 detik di awal pertandingan sebagai simbol penolakan.

Raksasa Spanyol Real Madrid juga menentang keras rencana itu, baik secara institusional maupun melalui suara para pemain.

Kiper Thibaut Courtois menilai pertandingan di luar negeri akan “merusak integritas kompetisi”, sementara kapten Dani Carvajal menyebut keputusan itu akan menjadi “noda bagi La Liga.”

La Liga sebenarnya telah berupaya selama bertahun-tahun untuk menggelar pertandingan resmi di luar negeri, dengan dukungan promotor asal Amerika, Relevent Sports. Kali ini merupakan upaya paling dekat mereka untuk mewujudkan hal tersebut setelah akhirnya UEFA memberi izin bersyarat.

Meski begitu, badan sepak bola Eropa itu tetap menegaskan bahwa mereka menolak konsep pertandingan liga dimainkan di luar negeri, dan hanya mengizinkannya dalam kondisi luar biasa. UEFA juga memberikan pengecualian serupa bagi Serie A Italia, yang dijadwalkan memainkan laga antara AC Milan dan Como di Australia pada Februari mendatang.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.