- Home
-
- Luar Negeri
-
- Luka Bakar 22%, Karyawan M...
Luka Bakar 22%, Karyawan McDonald's Diduga Disiram Minyak Goreng Panas oleh Rekannya
Selasa, 09 Jun 2026, 05:55 WIBYUBA CITY - Seorang pekerja McDonald's berusia 20 tahun di California Utara menghadapi beberapa operasi setelah seorang rekan kerjanya diduga melemparkan minyak goreng panas ke arahnya, yang mengakibatkan luka bakar tingkat dua yang parah di hampir seperempat tubuhnya, menurut ibunya.
Dari FoxBusiness, Jacob Smith sedang bekerja sebagai manajer shift di McDonald's di Yuba City ketika serangan mengejutkan itu terjadi, tulis ibunya, Amber Smith, dalam sebuah unggahan di GoFundMe untuk mengumpulkan dana bagi biaya pengobatan putranya.
"Dia sedang berada di kantor bersiap untuk menghitung uang ketika dia melihat sesuatu dari sudut matanya, dan dia langsung berbalik, lalu minyak itu dilemparkan ke arahnya," katanya kepada KCRA .
Jacob menderita "luka bakar tingkat dua yang parah" di sekitar 22 persen tubuhnya â termasuk di wajah, leher, lengan kanan, dan punggungnya â dan dirawat di unit perawatan intensif, di mana rasa sakitnya sangat parah sehingga dokter memiliki pilihan terbatas untuk pengobatan tambahan, menurut ibunya.
"Rasa sakit yang dialaminya sangat menyiksa sehingga mereka tidak bisa memberinya obat penghilang rasa sakit di luar ruang ICU," katanya kepada media tersebut.
Polisi mengidentifikasi tersangka sebagai Jalani Bluett, seorang karyawan McDonald's berusia 23 tahun yang diduga meninggalkan restoran sebelum petugas tiba. Pihak berwenang kemudian menemukan dan menangkap Bluett setelah meminta bantuan masyarakat untuk menemukannya.
Pada saat Bluett dicari, Kantor Sheriff Sutter County mengatakan bahwa dia "berisiko karena diagnosis dan kerentanan yang dideritanya."
Selama sidang dakwaan Bluett, Letnan Polisi Yuba City Michael Bullard mengatakan kepada KXTV bahwa tersangka ditahan atas tuduhan termasuk penyerangan dengan senjata mematikan, penganiayaan berat, dan penyerangan serius yang mengakibatkan cedera tubuh yang parah. Dia ditahan di Sutter County tanpa jaminan.
Amber Smith mengatakan putranya dijadwalkan menjalani operasi cangkok kulit karena beberapa luka bakar yang dialaminya sangat dalam.
Terlepas dari cobaan yang dialami, Jacob tetap sangat optimis.
"Meskipun aku ingin marah, atau ingin membenci orang dan takut pada orang, sangat sulit untuk merasakannya ketika begitu banyak orang menunjukkan kasih sayang mereka kepadaku," tulisnya dalam pesan yang dibagikan di halaman penggalangan dana. "Aku tidak sedih, dan aku tidak marah, dan rasa sakit itu tidak membuatku berduka karena aku tahu itu perlu untuk penyembuhan."
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.