Chelsea dan Ajax Berburu Torehan Sejarah di Stamford Bridge
Rabu, 22 Okt 2025, 08:25 WIBLONDON, INGGRIS - Dua klub besar Eropa, Chelsea dan Ajax Amsterdam, akan saling berhadapan di Stamford Bridge, (23/10) dini hari WIB, dalam lanjutan fase liga Liga Champions 2025-26. Laga ini bukan sekadar adu gengsi, tetapi juga momen bersejarah bagi kedua tim: Chelsea menjalani laga ke-200 mereka di kompetisi elite Eropa, sementara Ajax memainkan pertandingan Eropa ke-250 dalam sejarah klub.
Kemenangan atas Benfica di laga sebelumnya menandai kebangkitan Chelsea di bawah asuhan Enzo Maresca. Dalam laga itu, tim asal London barat ini menang 1-0 berkat gol bunuh diri pemain lawan, Richard Rios, meski harus kehilangan Joao Pedro yang diganjar kartu merah menjelang akhir laga.
Kemenangan tersebut menjadi titik awal dari tren positif The Blues yang kini mencatat tiga kemenangan beruntun di semua ajang, termasuk dua hasil impresif di Premier League melawan Liverpool dan Nottingham Forest.
Kemenangan telak 3-0 atas Forest bahkan membuat Ange Postecoglou kehilangan jabatannya sebagai pelatih, sementara Maresca justru semakin memperkuat posisinya setelah sempat diragukan pada September lalu.
Chelsea kini tengah dalam rentetan 15 laga tanpa kekalahan di fase grup atau liga Liga Champions di kandang sendiri, dan hanya dua kali kalah dari 60 pertandingan kandang terakhir di level Eropa â catatan yang menegaskan kekuatan mereka di Stamford Bridge.
âKami sedang menikmati perjalanan yang luar biasa. Tim ini makin solid dan lapar akan kemenangan,â ujar Maresca dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Di sisi lain, Ajax datang ke London dengan beban berat. Setelah kalah 0-2 dari Inter Milan di laga pembuka, klub asal Amsterdam kembali tumbang 0-4 di markas Olympique Marseille, membuat mereka tanpa poin dan tanpa gol setelah dua pertandingan.
Situasi ini membuat tim asuhan Johnny Heitinga terpuruk di papan bawah klasemen dari 36 peserta fase liga. Satu-satunya tim yang memiliki catatan lebih buruk hanyalah Kairat, debutan dari Kazakhstan.
Ajax juga tengah terpuruk di kompetisi domestik. Kekalahan 0-2 dari AZ Alkmaar akhir pekan lalu membuat mereka tertinggal sembilan poin dari puncak Eredivisie dan hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan terakhir.
Meski tekanan meningkat, manajemen Ajax masih memberikan kepercayaan kepada Heitinga. Namun, catatan kebobolan minimal dua gol di enam laga beruntun menjadi sinyal alarm menjelang lawatan ke Stamford Bridge,stadion yang menyimpan kenangan manis sekaligus pahit bagi mereka. Pertemuan terakhir kedua tim di London pada 2019 berakhir dengan drama delapan gol (4-4) yang masih diingat penggemar sepak bola Eropa.
Chelsea akan tampil tanpa Joao Pedro yang terkena skors usai kartu merah melawan Benfica. Selain itu, beberapa pemain andalan masih cedera seperti Cole Palmer (pangkal paha), Mykhaylo Mudryk (skors doping), Levi Colwill (ligamen lutut), Dario Essugo, Benoit Badiashile, dan Liam Delap. Gelandang Enzo Fernandez juga diragukan tampil karena masalah lutut.
Namun, kabar baik datang dari Moises Caicedo, yang sudah kembali tampil 45 menit di laga terakhir dan berpeluang menjadi starter menggantikan Romeo Lavia. Sementara itu, bek muda Jorrel Hato, eks pemain Ajax, mungkin akan memulai dari bangku cadangan menghadapi mantan klubnya.
Di kubu Ajax, Owen Wijndal masih absen karena cedera otot yang dideritanya saat menghadapi Marseille. Mereka juga kehilangan Branco van den Boomen (cedera punggung) dan striker Kasper Dolberg, yang absen karena masalah fisik.
Absennya Dolberg membuka jalan bagi Wout Weghorst, mantan penyerang Manchester United, untuk memimpin lini depan. Di lini tengah, James McConnell, pemain pinjaman dari Liverpool, disiapkan sebagai pengganti Van den Boomen.
Dengan sejarah panjang kedua klub, dari final 1971 hingga laga epik 4-4 pada 2019, bentrokan kali ini menjanjikan kisah baru dalam rivalitas klasik antara Inggris dan Belanda di panggung Eropa.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Liga Champions, PSG Kontra Muenchen Hasilkan 9 Gol
-
Arteta vs Luis Enrique: Sahabat Lama, Rival di Final Liga Champions
-
Hasil Liga Champions: Arsenal ke final Liga Champions setelah singkirkan Atletico 1-0
-
Final Liga Championa, Perkiraan Susunan Pemain Arsenal dan PSG
-
Polisi Sita 3,6 kg Ganja Saat Tangkap Pengedar di Tanah Abang
-
Liga Champions, Gulung Muenchen, PSG Tantang Arsenal di Final, Berpeluang Juara Lagi
-
Tim-tim Besar Italia Absen di Liga Chamions, Termasuk AC Milan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.