Terlibat Korupsi, Jenderal Tertinggi Kedua Tiongkok Dipecat dari Militer dan Partai Komunis

Minggu, 19 Okt 2025, 11:43 WIB

BEIJING - Jenderal berpangkat tertinggi kedua di Tiongkok dan delapan pejabat senior lainnya dikeluarkan dari militer dan Partai Komunis yang berkuasa karena dicurigai melakukan pelanggaran serius terkait korupsi, kata kementerian pertahanan negara itu, Jumat (18/10).

He Weidong, yang merupakan wakil ketua Komisi Militer Pusat yang kuat, adalah pejabat paling senior yang sejauh ini menjadi sasaran dalam upaya antikorupsi yang sedang berlangsung terhadap para pemimpin militer Tiongkok.

Ket. Foto: Hei Weidong menghadiri Kongres Rakyat Nasional di Balai Agung rakyat, Beijing, Tiongkok, 5 Maret 2025. — Sumber: AP

Sembilan pejabat tersebut diduga melakukan kejahatan sangat serius yang melibatkan jumlah uang yang sangat besar, kata juru bicara Kementerian Pertahanan Zhang Xiaogang dalam sebuah pernyataan yang diunggah daring.

Kasus mereka telah diselidiki dan dirujuk ke jaksa militer untuk ditinjau dan dituntut, kata Zhang.

Upaya antikorupsi pemerintah telah menjadi kebijakan khas pemimpin Tiongkok Xi Jinping sejak ia berkuasa pada tahun 2012. Ribuan pejabat dibersihkan termasuk para pesaing politiknya.

Ia, yang diangkat menjadi Komisi Militer Pusat pada tahun 2022, tidak terlihat di depan umum selama berbulan-bulan — seringkali menjadi indikasi pertama seorang pejabat sedang dalam masalah. Pengumuman pada hari Jumat itu merupakan konfirmasi pertama atas apa yang telah terjadi padanya.

Ia juga merupakan salah satu dari 24 anggota Politbiro, badan tertinggi kedua Partai Komunis setelah Komite Tetap Politbiro yang beranggotakan 7 orang.

Sebelumnya ia menjabat sebagai kepala Komando Teater Timur, yang memegang tanggung jawab utama atas operasi melawan Taiwan jika perang pecah.

Delapan pejabat lain yang dipecat termasuk direktur departemen kerja politik Komisi Militer Pusat, Miao Hua, yang diselidiki November lalu.

Komisi yang diketuai oleh Xi adalah badan militer tertinggi di Tiongkok.

"(Pelanggaran) tersebut bersifat serius, dengan konsekuensi yang sangat merugikan," kata Zhang. Ia tidak memberikan detail dugaan kejahatan tersebut.

Pengumuman itu muncul beberapa hari sebelum partai mengadakan pertemuan besar di Beijing untuk memetakan tujuan negara untuk lima tahun ke depan.

Delapan dari sembilan pemimpin militer yang dicopot pada hari Jumat adalah anggota Komite Sentral partai, badan beranggotakan 205 orang yang akan bertemu minggu depan.

Mengeluarkan mereka dari Partai Komunis membuka jalan untuk menunjuk pengganti di komite, kata Neil Thomas, pakar politik Tiongkok di Asia Society Policy Institute.

“Langkah ini merupakan unjuk kekuatan politik dan langkah praktis untuk mengangkat anggota pengganti yang tidak memiliki hak suara menjadi anggota penuh Komite Sentral,” ujarnya.

Perwira tinggi menduduki posisi tinggi dalam politik Tiongkok dan dapat memegang hak istimewa yang luas, baik resmi maupun tidak resmi.

Para analis mengatakan kampanye antikorupsi, yang populer di masyarakat, juga telah digunakan untuk menegakkan loyalitas kepada Xi di kalangan pejabat partai dan pemerintah.

Pada bulan Juni tahun lalu, Tiongkok mengumumkan bahwa mantan Menteri Pertahanan Li Shangfu dan pendahulunya Wei Fenghe dikeluarkan dari Partai Komunis dan dituduh melakukan korupsi.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.