Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkop: GP Ansor Berpotensi Jadi Mitra Strategis Pengembangan Koperasi Desa

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkop: GP Ansor Berpotensi Jadi Mitra Strategis Pengembangan Koperasi Desa Doc: Antara
Ket. Menteri Koperasi Ferry Juliantono berbicara dalam Simposium Gerakan Ekonomi Rakyat yang digelar oleh GP Ansor di Bandung, Minggu (19/10).

Jakarta - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan bahwa organisasi kemasyarakatan seperti Gerakan Pemuda (GP) Ansor memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam pengembangan koperasi desa.

“Saya mengajak GP Ansor untuk turun langsung membantu menyelesaikan persoalan desa, mulai dari listrik, air bersih, hingga kemiskinan. Koperasi adalah wadah terbaik untuk itu,” ujar Ferry dalam Simposium Gerakan Ekonomi Rakyat yang digelar oleh GP Ansor di Bandung, Minggu (19/10).

Ferry menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan komunitas lokal untuk menyelesaikan berbagai persoalan mendasar di desa, seperti keterbatasan listrik, akses internet, dan kemiskinan.

Ia menyebut masih terdapat ribuan desa di Indonesia yang belum teraliri listrik dan belasan ribu desa yang belum memiliki akses internet. Kondisi ini menjadi bukti bahwa pembangunan belum sepenuhnya merata dan perlu diselesaikan melalui pendekatan berbasis komunitas.

Ferry menyatakan Kemenkop siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk GP Ansor, untuk membangun pembangkit listrik mini hidro ataupun pembangkit listrik tenaga surya skala kecil yang kemudian nantinya dikelola oleh koperasi desa. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat elektrifikasi desa dan membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.

Sebagai upaya mengurangi kemiskinan dan kesenjangan ekonomi di pedesaan, ia menekankan bahwa Kopdes Merah Putih merupakan alat penting dalam mendorong perubahan ekonomi yang berlandaskan semangat gotong royong.

“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan menjadi solusi bagi persoalan ekonomi struktural di desa. Dengan koperasi, harga di tingkat petani bisa naik, sementara harga di konsumen bisa turun,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ferry juga mengungkapkan bahwa koperasi kini diizinkan mengelola sektor-sektor strategis seperti tambang mineral hingga perkebunan sawit. Ia mendorong GP Ansor untuk memanfaatkan peluang ini demi kesejahteraan masyarakat desa.

“Kami ingin koperasi menjadi sehat, modern, dan mandiri. GP Ansor bisa menjadi mitra strategis dalam mendampingi koperasi di lapangan,” ucapnya.

Ferry mengaku terkejut mengetahui banyak kepala desa dan pengurus koperasi berasal dari GP Ansor. Menurutnya, kehadiran kader Ansor di desa akan mempercepat transformasi koperasi menjadi kekuatan ekonomi baru.

Program Kopdes/Kel Merah Putih menargetkan pembentukan 80.000 koperasi di seluruh Indonesia. Untuk mendukung operasionalnya, Kemenkop telah menyiapkan 8.000 pendamping usaha yang akan mendampingi koperasi dalam pengelolaan bisnis dan keuangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.