Raducanu Akhiri Musim Lebih Cepat Akibat Masalah Kesehatan di Tiongkok

Jumat, 17 Okt 2025, 07:40 WIB

LONDON – Mantan juara US Open 2021, Emma Raducanu, memutuskan untuk mengakhiri musimnya lebih cepat setelah menarik diri dari dua turnamen terakhir di Tokyo dan Hong Kong karena mengalami masalah fisik. Keputusan ini diumumkan media Inggris pada hari Kamis (16/10) waktu setempat.

Petenis berusia 22 tahun itu mengalami cedera punggung saat kalah 3-6, 6-4, 6-1 dari petenis tuan rumah Zhu Lin pada babak pertama turnamen Ningbo Open. Hanya sepekan sebelumnya, ia juga terpaksa mundur saat tertinggal 6-1, 4-1 dari Ann Li di Wuhan Open karena masalah yang sama.

Ket. Foto: Emma Raducanu. — Sumber: AFP

Raducanu sejatinya berharap dapat melanjutkan performa positif yang ia tunjukkan di US Open akhir Agustus lalu, ketika mencapai babak ketiga, pencapaian terbaiknya di turnamen Grand Slam sejak menjuarai Flushing Meadows tiga tahun lalu. Di sana, ia mencatat dua kemenangan meyakinkan sebelum dikalahkan unggulan kesembilan, Elena Rybakina.

Kini, petenis peringkat 29 dunia itu akan beristirahat dan fokus memulihkan kondisi fisiknya dengan harapan bisa tampil fit untuk Australian Open 2026. Ia juga berharap raihan poin musim ini cukup untuk menempati posisi unggulan di turnamen pembuka tahun depan tersebut.

Menurut laporan media Inggris, Raducanu akan tetap bekerja sama dengan pelatih asal Spanyol, Francisco Roig, mantan anggota tim pelatih Rafael Nadal. Roig dianggap membawa stabilitas setelah Raducanu kerap berganti pelatih sejak meraih kejayaan di New York pada 2021.

Meski diliputi naik-turun performa dan cedera, Raducanu menunjukkan tanda-tanda kebangkitan tahun ini. Ia mencapai perempat final Miami Open pada Maret lalu dan mencatat 28 kemenangan, termasuk menembus semifinal di Washington Open pada Juli.

Namun, rentetan masalah fisik kembali menghambat lajunya di akhir musim. Timnya kini fokus memastikan pemulihan penuh agar ia dapat kembali tampil bugar dan kompetitif di 2026.

Dengan tekad baru dan dukungan dari tim pelatih yang lebih stabil, Raducanu berharap bisa menulis babak baru dalam karirnya, meninggalkan bayang-bayang cedera dan kembali menjadi ancaman serius di tur WTA.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.