• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Perilaku Posesif Pasangan ...

Perilaku Posesif Pasangan Bisa Mengarah pada Hubungan Toxic. Waspada!

Rabu, 24 Jun 2026, 21:52 WIB

Psikolog klinis Dra. A. Kasandra Putranto menyampaikan bahwa perilaku posesif pasangan sebaiknya diwaspadai, karena bisa jadi merupakan tanda bahaya yang mengarah pada hubungan tidak sehat. 

"Dalam psikologi hubungan, perilaku tersebut dapat menjadi tanda bahaya yang mengarah pada hubungan yang tidak sehat atau bahkan kekerasan dalam hubungan," kata Kasandra ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta pada Rabu.

Ket. Foto: Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6). — Sumber: Antara Foto

Psikolog lulusan Universitas Indonesia itu menyampaikan bahwa hubungan yang sehat dibangun atas dasar rasa hormat, kepercayaan, dan penghargaan terhadap batasan pribadi masing-masing.

Kalau salah satu pihak mulai mendominasi dan mengurangi otonomi pihak lain, maka hubungan pasangan itu bisa jadi tidak lagi sehat.

Dalam konsep kontrol koersif, Kasandra menjelaskan, individu yang berperilaku posesif dapat secara bertahap membatasi kebebasan pasangan dengan melakukan pengawasan, isolasi sosial, intimidasi, sampai pengaturan aktivitas sehari-hari.

"Pada tahap awal, perilaku ini sering tampak sebagai perhatian, misalnya selalu ingin mengetahui keberadaan pasangan, meminta laporan setiap aktivitas, atau menunjukkan pengungkapan berlebihan dengan alasan khawatir," katanya.

Kasandra mengemukakan pentingnya memahami perilaku posesif, yang wujudnya seringkali halus dan kadang disalahartikan sebagai bentuk perhatian atau kasih sayang, karena bisa mengarah pada kekerasan.

Menurut dia, perilaku posesif tidak selalu mengarah pada kekerasan fisik. Individu dengan perilaku posesif juga bisa melakukan kekerasan psikologis seperti memanipulasi, menyampaikan ancaman terselubung, dan mengendalikan aktivitas.

Kasandra mengatakan bahwa individu dengan perilaku posesif bisa secara bertahap mengendalikan korban sampai korban merasa tidak mampu mengambil keputusan sendiri.

"Karena terjadi secara bertahap, korban kerap tidak menyadari bahwa dirinya berada dalam hubungan yang mengandung unsur kekerasan," katanya.

Dalam kasus kekerasan terhadap perempuan yang terjadi baru-baru ini, seorang perempuan berusia 29 tahun selama tiga tahun disekap dan dianiaya oleh kekasihnya yang berusia 30 tahun di wilayah Kabupaten Bandung.

Perempuan yang dilaporkan hilang kontak dengan keluarga sejak tahun 2023 itu ditemukan dalam kondisi kritis di rumah sakit setelah selama sekitar tiga tahun disekap dan dianiaya secara kejam oleh sang pacar.

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.