Bantuan Pendidikan untuk 4.140 Pelajar di Kabupaten Bekasi

Rabu, 24 Jun 2026, 22:53 WIB

Kabupaten Bekasi - Sebanyak 4.140 pelajar dari keluarga tidak mampu jenjang SD/MI dan SMP/MTS se-Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menerima bantuan pendidikan bertepatan dengan agenda peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Lapangan Plaza Pemkab Bekasi, Rabu.

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan penyaluran bantuan kepada ribuan siswa ini sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah bersama Baznas Kabupaten Bekasi dalam mendukung keberlangsungan pendidikan generasi muda sekaligus meringankan beban masyarakat.

Ket. Foto: Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyapa pelajar penerima manfaat program bantuan pendidikan dari Baznas daerah setempat di Lapangan Plaza Pemkab Bekasi, Rabu (24/6/2026). — Sumber: Antara

"Saya turut mengapresiasi Baznas, para muzakki, donatur, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Kolaborasi yang terjalin menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kabupaten Bekasi," katanya.

Ketua Baznas Kabupaten Bekasi Aminnulloh menjelaskan program Bekasi Cerdas memberikan bantuan biaya pendidikan dan perlengkapan belajar kepada 4.140 pelajar dengan total anggaran sebesar Rp2,76 miliar yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Dana tersebut sebagian besar berasal dari para muzakki di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, mulai dari ASN, tenaga pendidik, tenaga kesehatan hingga berbagai unsur lain yang secara rutin menyalurkan zakat melalui Baznas Kabupaten Bekasi.

"Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meningkatkan semangat belajar para siswa serta membantu mewujudkan generasi Kabupaten Bekasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing," ujarnya.

Penyaluran bantuan pendidikan ini merupakan bagian dari peringatan Tahun Baru Islam tingkat Kabupaten Bekasi. Dalam kesempatan tersebut, Asep Surya Atmaja menyampaikan bahwa pergantian tahun menjadi momentum untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

"Pergantian tahun merupakan momentum memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat," katanya.

Menurut dia, tema "Bersatu dalam Dzikir, Khusyuk dalam Doa dan Bergerak dalam Kepedulian untuk Menjemput Keberkahan serta Mewujudkan Kabupaten Bekasi yang Bangkit, Maju dan Sejahtera" menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat spiritualitas sekaligus solidaritas sosial.

"Melalui momentum ini, mari kita jadikan hijrah sebagai semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik, masyarakat yang lebih peduli serta bersama-sama membangun Kabupaten Bekasi," kata dia.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.