Danantara Masuk Bursa! Pasar Saham Indonesia Bersiap Dapat Suntikan Segar
Jumat, 17 Okt 2025, 17:33 WIBJAKARTA â Bagi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), masuk ke pasar saham Indonesia bukan sekadar langkah investasi, tapi juga strategi jangka panjang untuk ikut menangkap momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Bisa dibilang Indonesia saat ini adalah âlahan suburâ bagi investor yang jeli â fundamental ekonominya relatif kuat, jumlah kelas menengah terus bertambah, dan transformasi digital mulai memperluas peluang di berbagai sektor.
Investasi ke pasar saham Indonesia memberi Danantara akses langsung terhadap potensi return yang kompetitif sekaligus diversifikasi portofolio di kawasan Asia Tenggara.
Dengan valuasi yang masih menarik dan banyak perusahaan dalam fase ekspansi, pasar modal Indonesia menawarkan kombinasi antara pertumbuhan dan stabilitas yang sulit ditemukan di negara lain dengan ukuran ekonomi serupa.
Selain itu, langkah ini juga bisa memperkuat posisi Danantara sebagai investor strategis yang tak hanya mencari keuntungan finansial, tapi juga ingin terlibat dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan di kawasan.
Dengan tata kelola yang semakin transparan dan komitmen pemerintah memperdalam pasar keuangan domestik, investasi Danantara di pasar saham Indonesia bukan hanya keputusan rasional, tapi juga langkah visioner untuk masa depan.
Danantara memastikan akan segera mengalokasikan investasinya ke pasar saham Indonesia. âMau secepatnya lah, kan bisa mulai mendaftar,â ujar Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir ââââsaat ditemui seusai menghadiri Opening Ceremony dan Seminar Utama Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (17/10).
Pandu menjelaskan saat ini Danantara Indonesia baru bisa mulai mengalokasikan dananya ke berbagai instrumen investasi, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Ia mengatakan akan mengalokasikan investasi sebesar 80 persen dari dana yang dimiliki oleh Danantara Indonesia ke instrumen investasi di dalam negeri.
âKita sekarang baru mulai melakukan investasi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Kita akan berinvestasi sebagian besar untuk tahun ini sebesar 80 persen di dalam negeri,â ujar Pandu.
Ia mengungkapkan, saat ini Danantara Indonesia baru mengalokasikan investasinya ke pasar obligasi, utamanya Surat Berharga Negara (SBN) seiring terbatasnya waktu menjelang berakhirnya tahun 2025.
âTahun ini, walaupun sisa 10 minggu, tapi kita mau mulai beraktivitas,â ujar Pandu.
Sebelumnya, Pandu mengungkapkan ketertarikan Danantara Indonesia untuk mengalokasikan investasinya ke pasar saham Indonesia.
Namun demikian, menurutnya, pasar saham Indonesia masih perlu meningkatkan terlebih dahulu rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) yang saat ini sekitar 1 miliar dolar AS per hari menjadi hingga 8 miliar dolar AS per hari.
âKita pengen (ingin) di public market equity. Tapi equity itu memang perlu likuiditas yang lebih banyak, yang tadi saya sebutkan (RNTH) kita hanya 1 miliar dolar AS per hari itu harus ditingkatkan, harus bisa 5 atau 8 miliar dolar AS per hari,â ujar Pandu.
Dalam kesempatan ini, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi mengatakan nilai kapitalisasi pasar saham mencapai Rp15,23 kuadriliun per Kamis (16/10), atau 68,78 persen dari produk domestik bruto (PDB) nasional.
âAngka (nilai kapitalisasi pasar saham) tersebut tentunya telah mendekati target roadmap (Peta Jalan Pasar Modal Indonesia 2023-2027) kita, bisa kita lihat roadmap kita itu adalah 2023-2027 itu adalah 70 persen,â ujar Inarno.
Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menembus 8.124 per Kamis (16/10), atau tumbuh sejak awal tahun sebesar 14,76 year-to-date (ytd).
- BEI
- Pasar Modal
- Bursa Saham
- Danantara
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Layanan Gerai Samsat Keliling Tersedia di 14 Titik Wilayah Jadetabek pada Jumat
-
Harga BBM Naik Akibat Perang Iran, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum
-
Peluncuran Octobiz CIMB Niaga Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis
-
Indodana dan Sharp Tawarkan Solusi Belanja Elektronik Tanpa DP dan Bunga
-
Reformasi Investasi Danantara Dinilai Bisa Tekan Gelombang PHK
-
Lari dari Bali ke Jakarta, Sungai Watch Serbu Banyuwangi, Angkut 1.000 Ton Sampah Plastik
-
Lomba Jong Race Bintan Nggak Cuma Diikuti Wisatawan Lokal, Turis Mancanegara Juga Ikut Nimbrung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.