Rupiah Menguat Seiring Meredanya Kekhawatiran Perang Dagang AS-Tiongkok

Kamis, 16 Okt 2025, 11:30 WIB

JAKARTA – Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan penguatan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi dengan kekhawatiran perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok yang mereda. 

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan menguat di kisaran Rp16.520 - Rp16.620, dampak dari global berlanjutnya tren penurunan index dollar seiring mulai meredanya kekhawatiran perang dagang AS dan Tiongkok, di mana 'statement' pejabat di kedua pihak meredakan kekhawatiran pelaku pasar,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Kamis (16/10).

Ket. Foto: Arsip foto - Petugas menjunjukkan uang pecahan dollar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Kamis (15/5/2025). — Sumber: ANTARA

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Kamis di Jakarta menguat sebesar 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.573 per dollar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.576 per dollar AS.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent disebut akan menunda penerapan tarif 100 persen terhadap Tiongkok menjadi tahun depan.

Tarif yang dimaksud, sebagaimana dilaporkan Anadolu, terkait ancaman Presiden AS Donald Trump terhadap barang-barang dari Tiongkok dan membatasi ekspor “perangkat lunak penting”. Rencananya, Trump akan memberlakukan pada 1 November 2025 atau lebih cepat, tergantung apa yang dilakukan Tiongkok selanjutnya.

Ketegangan AS-Tiongkok kembali muncul setelah Tiongkok pada Kamis (9/10) mengumumkan pembatasan ekspor unsur tanah jarang yang memperluas kontrol atas teknologi pemrosesan dan manufaktur. Kebijakan tersebut juga melarang kerja sama dengan perusahaan asing tanpa izin pemerintah terlebih dulu.

Kementerian Perdagangan Tiongkok menyatakan pembatasan ekspor unsur tanah jarang dilakukan untuk menjaga keamanan dan kepentingan nasional, termasuk kontrol ekspor pada teknologi penambangan, peleburan, pemisahan, produksi material magnetik, serta daur ulang sumber daya sekunder.

Di sisi lain, Duta Besar Tiongkok untuk AS Xie Feng telah menyampaikan bahwa perang tarif atau perang dagang pada akhirnya takkan menguntungkan siapapun, seperti dicatat Xinhua.

Karena itu, pemerintah Tiongkok mengajak AS bekerja untuk menyelesaikan masalah satu sama lain melalui dialog yang didasarkan pada rasa saling menghormati dan konsultasi setara, dan menghindari kembali ke jalur lama yang meningkatkan ketegangan dalam ekonomi dan perdagangan.

Sementara itu, menurut dia, jika meninjau kondisi domestik, sentimen terhadap rupiah berpotensi berasal dari rilis Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur triwulan III-2025 dan data survei Bank Indonesia (BI) terkait kegiatan dunia usaha.

“PMI Manufaktur triwulan III-2025 diperkirakan lebih rendah dibanding periode sebelumnya, namun masih ekspansif,” kata Rully.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tim SAR Evakuasi Tiga Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa NTT

HUT RI, Masuk Ancol Gratis Tanggal 17 Agustus 2026, Buruan Reservasi, Kuota Terbatas!

Penumpang KM Bukit Siguntang Ditemukan Tewas di Perairan Balikpapan

Kodam Udayana Bantu Evakuasi Warga NTT Terdampak Gempa M7,7

Gempa M7,7 Guncang Flores, Polda NTT Bentuk Command Center & Kerahkan Personel

Badan Geologi: Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores

BTS Makin Populer di Amerika, Capai Rekor Tertinggi 46% Menurut Survei

PU Kerahkan Alat Berat, Pastikan Akses Jalan NTT Tetap Terbuka Pasca Gempa 7,7 Magnitudo

Apresiasi Puan soal RUU Perampasan Aset, Hardjuno: Partisipasi Publik Perkuat Legitimasi

BNPB: 14 Orang Meninggal Akibat Gempa M7,7 di NTT

Selena Gomez Digugat Lima Investor atas Dugaan Penipuan terkait Bisnis Kesehatan Mental

Deadpool dan Wolverine Menggoda akan Muncul dalam Avengers: Doomsday

Usai Umumkan Cast X-Men, Kevin Feige Pamer Kostum Baru Doctor Doom di D23

Pascagempa NTT, Sejumlah Penerbangan dari Kupang ke Flores Dibatalkan

Harga LPG Bright Gas Turun dari Rp220.000 Menjadi Rp218.000/Tabung Mulai 15 Agustus

Rayakan HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Pemkot Tangerang Berlakukan Tarif Rp81 Naik BRT pada 14–16 Agustus

Tepis Klaim Trump, Iran Tegaskan Hormuz Tak Bisa Direbut Hanya Lewat Cuitan atau Pidato Kampanye

Gedung Sekolah Rakyat Jepara Selesai Dibangun, Para Siswa Siap Ikuti MPLS

Jelang HUT ke-81 RI, Mensesneg Sebut Persiapan Upacara Detik-detik Proklamasi di Istana Sudah 99 Persen

Libur Panjang HUT Ke-81 RI, Wisatawan Padati Kawah Sikidang Dieng

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.