Makin Anjlok, Rupiah Pagi Ini Rp18.107, Dipengaruhi Eskalasi Baru di Timur Tengah
Senin, 08 Jun 2026, 10:35 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah pada Senin (8/6) pagi bergerak melemah 71 poin atau 0,39 persen menjadi Rp18.107 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.036 per dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi eskalasi baru di Timur Tengah (Timteng)
âHarga minyak yang kembali naik oleh eskalasi baru di Timteng juga ikut menekan rupiah,â ujarnya kepada ANTARA di Jakarta, Senin.
Mengutip Sputnik, Iran menembakkan sejumlah rudal ke Israel utara pada Ahad (7/6) malam. Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Iran mengancam akan membalas serangan udara Israel di pinggiran kota Beirut baru-baru ini.
Kantor Perdana Menteri Israel sebelumnya mengatakan tentara Israel menyerang pinggiran kota Beirut selatan di Lebanon untuk membalas penembakan yang dilakukan kelompok Hizbullah. Menurut Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA), serangan udara Israel menghantam dua apartemen di kawasan permukiman tanpa adanya laporan korban jiwa.
Serangan Hizbullah sendiri dipicu Zionis Israel yang terus menyerang puluhan permukiman di Lebanon selatan setiap hari dan mempertahankan kendali tembakan atas sejumlah permukiman di perbatasan. Akibatnya, Hizbullah pun melakukan operasi militer terhadap pasukan penjajah Israel.
Sentimen lain berasal dari rilis data pekerjaan AS Non-Farm Payrolls (NFP) yang lebih baik dari perkiraan.
âPenambahan pekerjaan dari sektor pemerintah 55 ribu pekerjaan, rekreasi dan perhotelan 70 ribu pekerjaan menjelang Piala Dunia,â ungkap Lukman.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diperkirakan berkisar Rp18 ribu-Rp18.150 per dolar AS.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Polisi Jamin Hak Bela Diri Warga Dalam Menindak Pelaku Curanmor
-
Perkuat Tata Kelola, Lautan Luas Raih Predikat Good di ACGS 2025
-
Rupiah Hari Ini Bergerak Melemah Seiring Pidato "Hawkish" Kepala The Fed
-
Sentimen Domestik terhadap Rupiah Relatif Positif Jelang Rapat Dewan Gubernur BI
-
KAI Group Telah Layani 258 Juta Pelanggan Melalui Subsidi Pemerintah S1 2026
-
Hari Anak, Transjakarta Kenalkan Transportasi Publik pada Anak-anak
-
FIFA Batal Lepas Saham Piala Dunia, Gelombang Penolakan Paksa Infantino Mundur dari Rencana Kontroversial
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.