Dinkes Manokwari Siapkan 12 Faskes untuk Cegah Penularan HIV, Sifilis, dan Hepatitis B dari Ibu ke Bayi
Kamis, 16 Okt 2025, 20:00 WIBDinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Papua Barat menyiapkan 12 fasilitas kesehatan (faskes) untuk memperkuat upaya pencegahan penularan penyakit menular dari ibu ke bayi, khususnya HIV, sifilis, dan Hepatitis B.
Penanggung jawab program HIV/PIMS Dinkes Manokwari Everdina Yuliana Wanggai, di Manokwari, Kamis, mengatakan, 12 faskes tersebut terdiri dari enam puskesmas di wilayah kota, empat rumah sakit, serta dua puskesmas di daerah pinggiran yaitu Puskesmas Mansinam dan Puskesmas Sidey.
âKita memberikan pelatihan agar tenaga kesehatan dapat memberikan penanganan sesuai standar dan tata laksana yang tepat, terutama dalam mencegah penularan penyakit dari ibu ke bayi,â ujar Everdina.
Ia mengatakan, puskesmas yang dilibatkan juga disiapkan menjadi Puskesmas Pengobatan dan Pendampingan (PDP) agar mampu menangani pasien positif tanpa harus dirujuk ke rumah sakit.
Harapannya, ketika ada ibu hamil yang terdeteksi positif HIV atau penyakit menular lainnya, tidak lagi harus dirujuk ke rumah sakit, namun bisa ditangani langsung di puskesmas.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari periode Januari hingga September 2025, jumlah ibu hamil yang diperiksa Hepatitis B sebanyak 2.707 orang dengan 87 kasus positif, pemeriksaan sifilis terhadap 2.449 ibu hamil dengan 218 kasus positif, dan HIV pada 2.683 ibu hamil dengan 65 kasus positif.
Selain itu, 36 bayi telah menerima vaksin HBIG, dan 25 bayi menjalani pemeriksaan AID Early Infant Diagnostic (EID).
Ia menekankan pentingnya kesadaran ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan sejak awal kehamilan atau kunjungan K1 Murni, yakni kontak pertama ibu hamil dengan tenaga kesehatan.
âJika ditemukan kasus positif pada kunjungan pertama, maka dapat segera dilakukan tata laksana yang tepat untuk memutus rantai penularan dari ibu ke bayi,â ujarnya.
Para tenaga kesehatan dibekali materi yang meliputi komunikasi efektif, tata laksana ibu hamil dan bayi, pencatatan dan pelaporan, serta perencanaan logistik.
Pelatihan ini menjadi yang pertama berstatus terakreditasi, hasil kerja sama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari dan Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Manokwari berharap seluruh tenaga kesehatan semakin siap memberikan pelayanan dan edukasi kepada ibu hamil agar penularan penyakit menular dari ibu ke bayi dapat ditekan semaksimal mungkin.
- Penyakit Menular
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Persik Kediri Perpanjang Kontrak Ezra Walian
-
Indonesia Tangkap Dua Kapal Ikan Malaysia, Tujuh ABK WNI Diduga Terlibat Penangkapan Ikan Ilegal di Selat Malaka
-
Liga Champions: Tottenham Dihantui Masa Lalu Saat Bertandang ke Markas Atletico
-
Pemerintah Dorong Investasi Infrastruktur Berkelanjutan Melalui Skema IPFO
-
TVRI Sebut Antusiasme Piala Dunia 2026 di Indonesia Terus Meningkat
-
Danrem 152/Baabullah Resmi Tutup TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai
-
Pengembangan Alat Budidaya Cacing Berbasis Internet of Things
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.