Kota-kota Besar di Sumatera, Jawa, NTB, dan NTT Bakal Diterjang Temperatur Tinggi Disertai Hujan Lebat
Senin, 13 Okt 2025, 12:50 WIBJAKARTA â Cuaca hari ini untuk kota-kota di Sumatera, Jawa, NTB, dan NTB sungguh anomaly. Ada hujan deras disertai temperatur tinggi. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan terdapat potensi hujan dengan beragam intensitas di sejumlah daerah disertai temperatur tinggi pada Senin.
Dalam prakiraan cuaca daring diikuti dari Jakarta, Senin, Prakirawan BMKG Zen Putri menjelaskan diprakirakan hujan ringan dapat turun di wilayah Banda Aceh, Medan, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang dan Bandar Lampung serta hujan disertai petir di Pangkal Pinang dan cuaca berasap atau kabut di Pekanbaru.
"Di Pulau Jawa diprakirakan terjadi udara kabur di Surabaya dan berpotensi hujan ringan di Serang, Jakarta, Bandung, Semarang dan Yogyakarta," jelasnya. Sementara di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Putri menjelaskan terdapat potensi cuaca berawan tebal di Denpasar dan berawan di Kupang serta hujan ringan di Mataram.
Di wilayah Kalimantan, hujan disertai petir diprakirakan terjadi Pontianak, Tanjung Selor, Palangkaraya dan Banjarmasin serta hujan intensitas ringan di Samarinda. Untuk Pulau Sulawesi, cuaca berawan diprediksi BMKG terjadi di Manado, berawan tebal di Makassar dan Kendari, hujan ringan di Gorontalo dan Palu serta hujan intensitas sedang di Mamuju.
Di Indonesia bagian timur, Putri menjelaskan bahwa cuaca berawan diprediksi BMKG dialami di Manokwari dan Ambon, hujan ringan di Ternate, Sorong, Nabire, Jayawijaya, Jayapura dan Merauke. Dia juga memperingatkan suhu maksimum yang tinggi di sejumlah kota, berkisar antara 27 sampai 35 derajat Celcius.
"Bagi yang tinggal di Serang, Surabaya Semarang, Yogyakarta dan sekitarnya waspadai terhadap suhu yang diprediksi berkisar antara 32 hingga 35 derajat Celcius terutama yang beraktivitas di luar ruangan," ujarnya.
Gelombang 4 Meter
Sementara itu, para nelayan Lebak dan Pandeglang, Banten, harus ekstrahati-hati karena pantai selatan Banten tengah rawan gelombang tinggi, bahkan bisa mencapai empat meter. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengimbau nelayan mewaspadai gelombang setinggi 4 meter di Selatan Pandeglang, Selat Sunda Barat Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak untuk menghindari kecelakaan laut.
"Kami berharap semua nelayan tradisional dapat mematuhi peringatan kewaspadaan cuaca buruk itu," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama di Lebak, Banten, Senin.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tinggi gelombang 4 meter terjadi di Perairan Selatan Pandeglang, Selat Sunda Barat Pandeglang,dan Perairan Selatan Lebak sepanjang Senin (13/10).
Selain itu juga wisatawan dilarang berenang di sekitar pantai Pantai Binuangeun, Tanjung Panto, Suka Hujan, Cihara, Cibobos, Panggarangan, Bayah dan Sawarna, karena bisa menimbulkan korban jiwa dengan tinggi gelombang 4 meter.
Oleh karena itu, katanya, peringatan kewaspadaan tersebut disampaikan untuk menghindari kecelakaan laut yang kerapkali dialami nelayan.
Para nelayan juga disarankan agar menggunakan pakaian pelampung dan wisatawan yang mengunjungi pesisir selatan Banten agar tidak berenang di sekitar pantai, karena khawatir menimbulkan kecelakaan laut.
"Kami minta nelayan tetap waspada dan jika melaut agar menggunakan peralatan keselamatan dengan memakai pelampung," katanya.
Sementara itu, sejumlah nelayan di TPI Bayah Kabupaten Lebak mengatakan dalam dua bulan terakhir tinggi gelombang perairan Lebak berkisar 2,5 meter sampai 4,0 meter.
Dampaknya tangkapan relatif menurun drastis sehingga ratusan nelayan di TPI Tanjung Panto sebagian besar tidak melaut.
"Kami lebih baik istirahat di rumah karena kondisi laut cukup berbahaya dengan tinggi gelombang 4 meter itu," kata Dani (55) nelayan TPI Tanjung Panto Kabupaten Lebak.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Suasana yang Tenang Tiba-tiba Berubah Riuh Ketika Laut Bergelombang Tinggi Lalu Menghantam Rumah-rumah yang Penghuninya Terlelap
-
Masuk Libur Panjang, Jumlah Penumpang Speedboat Pelabuhan Kayan II Meningkat
-
Danrem 173 Gerak Cepat, Minta BGN Utamakan Beras Petani Papua,
-
Hari Ini Hujan Lebat dan Petir Bakal Melanda Sebagian Besar Kota
-
Sesosok Mayat Laki-laki dengan Luka di Leher di Jombang
-
Euforia IPO Meledak! Mirae Asset Ingatkan Risiko di Balik Serbuan Investor Ritel
-
Bukan Sekadar Musibah, DPR RI Desak Pemerintah Bongkar Aktor Intelektual di Balik Tragedi Kapal PMI Tenggelam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.