• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Tren Kebugaran Bergeser, M...

Tren Kebugaran Bergeser, Membangun Otot Kini Jadi Investasi Kesehatan Jangka Panjang

Jumat, 10 Jul 2026, 21:45 WIB

JAKARTA – Tren kebugaran mulai bergeser. Jika selama ini olahraga identik dengan upaya menurunkan berat badan atau membentuk tubuh ideal, kini para ahli kesehatan menilai membangun dan menjaga massa otot menjadi salah satu investasi terpenting untuk kesehatan jangka panjang.

Perubahan cara pandang tersebut muncul seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan preventif di tengah gaya hidup modern yang semakin minim aktivitas fisik. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan hampir sepertiga populasi dewasa dunia atau sekitar 1,8 miliar orang tidak melakukan aktivitas fisik yang cukup. Kondisi tersebut meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, mulai dari penyakit jantung, diabetes, demensia, hingga beberapa jenis kanker.

Ket. Foto: Ilustrasi data kebugaran. Tren kebugaran bergeser ke latihan kekuatan dan pembentukan lean muscle sebagai investasi kesehatan jangka panjang. Gaya hidup aktif dinilai penting untuk menjaga fungsi tubuh seiring bertambahnya usia. — Sumber: Bodyform

Kurangnya aktivitas fisik juga mempercepat penurunan massa otot akibat proses penuaan (age-related muscle loss). Dampaknya tidak hanya terlihat pada perubahan bentuk tubuh, tetapi juga memengaruhi kekuatan, keseimbangan, postur, metabolisme, kesehatan tulang, hingga kemampuan seseorang menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri.

American College of Sports Medicine (ACSM) menyebut latihan kekuatan (strength training) sebagai salah satu cara paling efektif untuk mempertahankan massa otot, menjaga fungsi fisik, serta mendukung proses penuaan yang sehat.

Seiring berkembangnya pemahaman tersebut, perhatian masyarakat mulai bergeser dari sekadar membesarkan otot menuju pembentukan lean muscle, yakni otot yang kuat dengan komposisi lemak tubuh yang sehat.

Konsep lean muscle tidak selalu identik dengan tubuh berotot besar. Sebaliknya, kondisi tersebut menggambarkan otot yang berfungsi optimal sehingga membantu tubuh bergerak lebih efisien, menopang sendi, memperbaiki postur, sekaligus meningkatkan kualitas hidup.

Berbagai penelitian juga menunjukkan manfaat latihan kekuatan tidak berhenti pada aspek fisik. Resistance training diketahui mampu membantu memperbaiki suasana hati, mengurangi stres dan gejala depresi, serta meningkatkan kesejahteraan psikologis.

Pandangan tersebut sejalan dengan pendapat dokter sekaligus pakar longevity, Peter Attia, yang menilai kekuatan dan massa otot merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan, fungsi tubuh, serta kemandirian seseorang ketika memasuki usia lanjut.

Industri Wellness Terus Bertumbuh

Meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya kesehatan preventif turut mendorong pertumbuhan industri wellness global.

Berdasarkan data Global Wellness Institute, nilai ekonomi industri wellness dunia mencapai sekitar 6,3 triliun dolar Amerika Serikat pada 2023 dan diproyeksikan meningkat menjadi hampir 9 triliun dolar AS pada 2028. Pertumbuhan tersebut didorong meningkatnya perhatian masyarakat terhadap healthy aging, pencegahan penyakit, dan kualitas hidup jangka panjang.

Perubahan tren tersebut juga melahirkan berbagai konsep kebugaran baru yang tidak hanya berorientasi pada penampilan, tetapi juga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Bodyform Hadirkan Pilates-Inspired Strength Training

Salah satu konsep tersebut dihadirkan melalui Bodyform, studio kebugaran yang baru dibuka di kawasan Senopati, Jakarta Selatan.

Studio ini mengusung metode pilates-inspired strength training, yakni latihan yang menggabungkan prinsip presisi gerakan, alignment, dan body awareness dari Pilates dengan latihan resistensi secara terkontrol untuk membangun massa otot.

Bodyform menawarkan dua kelas utama, yakni Bodyformer dan Inferno.

Bodyformer menggunakan metode Slow Resistance Training (SRT) yang populer di Los Angeles, Amerika Serikat. Melalui penggunaan mesin khusus, latihan dilakukan dengan konsep time under tension untuk meningkatkan massa otot, memperkuat otot inti (core), memperbaiki keseimbangan tubuh, postur, serta kualitas gerakan.

Keunggulan lain yang ditawarkan adalah integrasi teknologi pemantauan detak jantung (heart rate monitoring) secara real-time pada setiap sesi latihan. Melalui teknologi tersebut, peserta dapat memantau berbagai indikator latihan, mulai dari detak jantung, estimasi kalori yang terbakar, hingga zona intensitas latihan.

Pemulihan Tubuh Tak Kalah Penting

Selain membangun kekuatan otot, Bodyform juga menghadirkan kelas Inferno, yaitu latihan low-impact berbasis matras yang dilakukan di ruangan dengan teknologi panas inframerah (infrared hot mat).

Menurut dokter spesialis gizi klinik dari CellScience, dr. Angela Dalimarta, Sp.GK, keseimbangan antara latihan dan proses pemulihan menjadi faktor penting untuk menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

"Masyarakat sering berfokus pada penurunan berat badan, padahal menjaga kekuatan otot dan kemampuan tubuh untuk pulih juga merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas hidup seiring bertambahnya usia," ujarnya melalui dalam keterangannya pada hari Jumat (10/7).

Ia menjelaskan paparan panas inframerah dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah sehingga distribusi oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh menjadi lebih optimal. Kondisi tersebut berpotensi mendukung peningkatan energi sekaligus mempercepat proses pemulihan setelah berolahraga.

Dipadukan dengan latihan kekuatan dan gerakan fungsional, metode tersebut dirancang tidak hanya meningkatkan kebugaran, tetapi juga membantu proses restorasi tubuh.

Bodyform mengklaim menjadi studio pertama di Indonesia yang menggabungkan kelas Slow Resistance Training dan infrared hot mat dalam satu lokasi.

Founder Bodyform, Stefanny Tam, mengatakan konsep tersebut dikembangkan untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap olahraga.

Menurutnya, latihan dengan pendekatan low-impact dan high-intensity mampu memberikan hasil optimal tanpa memberikan tekanan berlebihan pada persendian.

"Di Bodyform, kami ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap olahraga. Berolahraga bukan hanya tentang bagaimana kita terlihat hari ini, tetapi tentang bagaimana kita dapat bergerak, berfungsi, dan menikmati hidup dengan lebih baik dalam puluhan tahun ke depan. Membangun kekuatan adalah investasi bagi kualitas hidup jangka panjang," kata Stefanny.

Melalui pendekatan tersebut, Bodyform menghadirkan lingkungan latihan yang lebih personal dengan ukuran kelas yang terbatas, didukung instruktur profesional serta fasilitas yang dirancang untuk membantu masyarakat membangun kebugaran secara berkelanjutan.

  • WHO
  • Kebugaran
  • wellness
  • aktivitas fisik
  • Gaya Hidup Sehat
  • Fitness
  • Latihan Kekuatan
  • Strength Training
  • Resistance Training
  • Lean Muscle
  • Massa Otot
  • Healthy Aging

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.