Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Padang Gelar Festival Adat Kuranji sebagai Ajang Pelestarian Budaya Minangkabau

📅 Senin, 13 Okt 2025, 17:57 WIB | Oleh:
Pemkot Padang Gelar Festival Adat Kuranji sebagai Ajang Pelestarian Budaya Minangkabau Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Padang
Ket. Penampilan tari pasambahan pada pembukaan Festival Adat Budaya Pauh IX Kuranji 2025 di Padang, Senin (13/10).

PADANG - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat melestarikan berbagai kebudayaan masyarakat Minangkabau di kalangan generasi muda salah satunya lewat Festival Adat Budaya Pauh IX Kuranji 2025.

"Festival ini mengajarkan kepada generasi muda tentang beragamnya kebudayaan Ranah Minang," kata Camat Kuranji, Kota Padang, Ridho Satria di Padang, Senin (13/10).

Ridho mengatakan Festival Adat Budaya Pauh IX Kuranji ini sejalan dengan program unggulan Sinergi Nagari Kota Padang yang digagas oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang. Program ini diharapkan menjadi wadah untuk tetap memastikan kebudayaan di Ranah Minang tetap terjaga di tengah masifnya perkembangan teknologi dan modernisasi.

"Perkembangan teknologi dan modernisasi sesuatu yang tidak bisa kita hindari, tetapi pelestarian budaya Minangkabau juga wajib kita jaga," kata dia menegaskan.

Pada Festival Adat Budaya Pauh IX Kuranji tersebut pemerintah setempat mengadakan tiga agenda utama yaitu lomba Sasambah Adat Batagak Panghulu, lomba Sasambah di Bawah Payuang, dan Festival Randai.

"Terdapat 441 peserta selaku perwakilan kelurahan atau IX Tapian Kecamatan Kuranji yang ikut serta dalam festival ini," sebut dia.

Senada dengan itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Padang, Jasman menyambut baik festival budaya tersebut karena dinilai salah satu cara untuk tetap merawat kebudayaan yang sudah mengakar sejak lama.

"Di tengah gempuran teknologi dan modernisasi yang luar biasa maka perlu upaya bersama untuk memastikan adat budaya Minangkabau tetap terawat," ujarnya.

Menurut dia, Festival Adat Budaya Pauh IX Kuranji 2025 tidak hanya sebatas seremonial atau hiburan bagi masyarakat. Namun, lebih dari itu merupakan ikhtiar pemerintah daerah untuk menjaga dan merawat kebudayaan kepada generasi muda.

Selain itu, festival kebudayaan tersebut juga mengajarkan kepada generasi muda saat ini bagaimana peran dan fungsi Tigo Tungku Sajarangan (tokoh masyarakat) yang meliputi Niniak Mamak (pemimpin adat), Alim Ulama (tokoh agama), dan Cadiak Pandai (cendekiawan).

Jasman menambahkan, Festival Adat Budaya Pauh IX Kuranji 2025 harus menjadi inspirasi dan contoh bagi Kerapatan Adat Nagari (KAN) di Kota Padang agar tetap melestarikan kebudayaan daerah.

"Tidak bisa dipungkiri anak kemenakan kita mulai tergerus pemahamannya terhadap adat budaya. Untuk itu, perlu upaya melestarikannya," ucap dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

23 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.