Humas: PT KAI Group Layani 369 Juta Pelanggan Januari–September 2025
Minggu, 12 Okt 2025, 17:40 WIBJAKARTA - PT Kereta Api Indonesia atau KAI Group melayani 369.002.910 pelanggan sepanjang Januari-September 2025. Angka tersebut naik 8,16 persen dibanding periode sama tahun lalu sebanyak 341.181.655 pelanggan.
Peningkatan jumlah pelanggan memperlihatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel semakin menguat. Pertumbuhan ini dipicu layanan modern, terintegrasi, serta efisien energi yang terus dihadirkan KAI.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan pertumbuhan tersebut lahir dari konsistensi menjaga kualitas layanan. Ia menekankan pencapaian ini merupakan bukti kerja keras seluruh insan KAI dalam melayani masyarakat.
âKAI terus berinovasi agar masyarakat mendapatkan pengalaman perjalanan yang efisien, nyaman, dan berkesan. Kami bersyukur kepercayaan publik terhadap KAI terus tumbuh seiring peningkatan layanan di seluruh lini,â ujar Anne, Sabtu (11/10).
Layanan kereta antarkota dan lokal mencatat 41,4 juta pelanggan sepanjang JanuariâSeptember 2025. Integrasi dengan moda seperti KRL, MRT, LRT, dan Whoosh memperluas akses menuju pusat aktivitas ekonomi.
LRT Jabodebek mencatat pertumbuhan tertinggi dengan 20,7 juta pelanggan, naik 41,74 persen dibanding periode sebelumnya. Peningkatan tersebut memperkuat peran LRT sebagai moda penting dalam mobilitas perkotaan di Jabodetabek.
âLRT Jabodebek kini menjadi tulang punggung baru mobilitas perkotaan karena efisiensi waktu tempuh dan konektivitasnya dengan moda lain,â kata Anne.
KAI Commuter melayani 293,2 juta pelanggan, memperkuat posisinya sebagai moda utama transportasi perkotaan. Adapun KAI Bandara melayani 5,19 juta pelanggan, LRT Sumsel 3,38 juta pelanggan, dan Whoosh 4,52 juta pelanggan.
Sektor wisata berbasis rel juga tumbuh dengan 166.645 pelanggan yang dilayani KAI Wisata sepanjang JanuariâSeptember 2025. Layanan seperti Kereta Panoramic dan wisata tematik menawarkan pengalaman perjalanan santai, berkelas, dan menyenangkan.
Selain penumpang, KAI juga mengembangkan layanan logistik yang semakin strategis mendukung distribusi barang lintas pulau. Transportasi berbasis rel menekan ketergantungan pada angkutan jalan sekaligus membantu menurunkan emisi karbon nasional.
Ketepatan waktu keberangkatan kereta mencapai 99,53 persen, sementara ketepatan kedatangan 96,26 persen sepanjang JanuariâSeptember 2025. Capaian tersebut menegaskan komitmen KAI Group dalam menjaga pelayanan publik dengan standar tinggi.
"Saya biasa menggunakan KRL, dilanjutkan LRT Jabodebek. Semuanya ini memiliki pelayan on time performance yang baik, begitu pun pelayanan dengan kereta jarak jauhnya," ungkap salah seotang pelanggan bernama Ayu, Sabtu (11/10).
Capaian ini menegaskan transportasi berbasis rel bukan hanya alat mobilitas, melainkan fondasi ekonomi hijau Indonesia. Dengan inovasi di layanan, wisata, dan logistik, KAI berperan penting menciptakan konektivitas efisien serta rendah emisi.
âKami ingin menjadikan KAI Group sebagai kebanggaan Indonesia, mitra mobilitas andalan di setiap perjalanan, serta pionir transportasi hijau untuk masa depan berkelanjutan,â kata Anne. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
Film “Ghost in the Cell” Tembus 2 Juta Penonton
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
Mulai Juli, KAI Tanjungkarang Operasikan KA Rajabasa Ekonomi Premium
-
Molto Dorong Perempuan Modern Tampil Percaya Diri Lewat Keharuman Premium
-
KAI Jadi Inspirasi Layanan Publik, Dinilai Mampu Bersaing dengan Standar Global
-
Harum Anjasari, Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Dimakamkan di TPU Cipayung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.