Wamenkes Dorong Agar Generasi Muda Berani Bermimpi jadi Ilmuwan Tangguh
Kamis, 09 Okt 2025, 15:40 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono, mengajak generasi muda berani bermimpi menjadi ilmuwan tangguh. Ia menegaskan, kesuksesan hanya bisa dicapai lewat kerja keras dan ketekunan tanpa menyerah pada keterbatasan.
Dante pun berbagi kisah perjuangannya dalam menembus dunia akademik internasional. Ia mengaku, datang dari keluarga sederhana yang tidak pernah berhenti berjuang.
âSaya lahir di keluarga yang biasa-biasa saja. Bapak saya selalu berpesan, kalau ingin jadi orang hebat, harus bekerja tiga atau empat kali lebih keras dari orang lain,â ujar dia di hadapan para siswa dalam kegiatan peluncuran Sekolah Garuda di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Rabu (8/10). â
Dante juga menceritakan, perjuangannya saat menempuh pendidikan doktoral di University of Yamanashi, Jepang. Demi bertahan hidup, ia bekerja di restoran cepat saji di sela waktu kuliah tanpa meninggalkan riset.
âDi Jepang saya belajar banyak hal, bukan hanya tentang riset, tapi juga tentang kerja keras dan menghargai proses,â kata dia.
Ia menuturkan kegigihannya membuatnya dipercaya menjadi asisten riset dan pengajar bagi mahasiswa Jepang.
Berawal dari pengalaman itu, Dante menekuni bioteknologi hingga berhasil mengembangkan artificial pancreas berbasis rekayasa genetika. Ia berharap siswa Sekolah Garuda dapat meneladani semangat pantang menyerah untuk membangun bangsa.
âKalian adalah calon pemimpin masa depan. Belajarlah lebih keras setiap hari dan jangan berhenti bermimpi,â kata Dante.
Menurut dia, Indonesia membutuhkan lebih banyak generasi muda yang unggul di bidang sains dan teknologi. Ia menilai kemajuan bangsa bergantung pada kemampuan anak muda berinovasi dan menciptakan solusi global.
âSaya ingin kalian bukan hanya jadi dokter, tapi juga peneliti dan pencipta teknologi kesehatan masa depan. Harapannya, Sekolah Garuda dapat menjadi wadah mencetak generasi ilmuwan yang disiplin, kreatif, dan nasionalis," ujar Dante.
Sementara, Mendiktisaintek, Brian Yuliarto, menyebutkan Sekolah Garuda bagian dari strategi membentuk ekosistem pendidikan berdaya saing global. Ia mengatakan kurikulum internasional akan diterapkan di seluruh wilayah sasaran.
âDengan sistem asrama dan pembelajaran berbasis riset, Sekolah Garuda diharapkan melahirkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,â ujar Brian.
Program ini resmi diluncurkan di 16 wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Toba, Sumatera Utara. ils/I-1
- Wamenkes
- Sekolah Garuda
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Inggris: Pembukaan Selat Hormuz Bukan Misi NATO
-
Wamenkes tinjau pelayanan CKG di Tangerang
-
Pegula Jumpa Tauson di Perempat Final
-
Pertemuan tertutup Wamenkes dan Sri Sultan HBX
-
Nyesek, Persib Menang tapi Gugur dari ACL Two, Drama Kartu Merah Hancurkan Mimpi Maung Bandung
-
Tinggal Selangkah Lagi, Restrukturisasi BUMN Karya Hampir Beres
-
Libur Lebaran, Pelabuhan Perikanan Tetap Jalan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.